Berita Bali

Gandeng Seniman Muda Jelang Hari Arak Bali, Putri Koster Utarakan Pengaruhnya

Gandeng seniman muda jelang Hari Arak Bali, Putri Koster utarakan pengaruhnya.

Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Putu Yunia Andriyani
Ni Luh Putu Putri Suastini Koster yang ditemui seusai Audisi Pergelaran Bondres di Gedung Ksirarnawa, Denpasar menjelaskan terkait perayaan Hari Arak sebagai bentuk peluang kesejahteraan petani dan pedagang arak. 

Itu nanti dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali yang mempersiapkan, sederhana saja, yang penting tonggaknya ada, sejarahnya ada. 

Bagaimana tanggapan ibu terkait Audisi Pergelaran Bondres kali ini?

Ini suatu hal yang mendukung juga, jadi kita membikin arak itu akan menyentuh UMKM dan IKM di dunia Entrepreneurnya, tetapi di-entertaiment juga ada. 

Nah di entertaiment inilah untuk sosialisasi segala sesuatu yang baru supaya tidak salah terima. 

Sekarang kan banyak yang berfikir arak itu legal, arak itu masih dalam investasi negatif tetapi arak untuk di Bali sudah peraturannya dalam Pergub tata kelola seperti yang sudah saya bilang tadi. 

Siapa yang bisa menjalankan tugas itu, ya seniman-seniman kita lewat hiburan. 

Kalau hanya menyosialisasikan saja ke masyarakatnya nanti mengantuk, tetapi kalau lewat lawakan-lawakan, meresapnya akan lebih cepat ke masyarakat. 

Bukankah seniman itu berada di tengah-tengah masyarakat kita? Jadi itu yang kita gandeng saat ini. 

Dengan mereka melawak artinya kan mereka memahami juga aturan tersebut kemudian mereka juga mensosialisasikannya. 

Yang seniman juga kan anak muda, jadi mereka lebih cepat menyerap dan menjadi partner pemerintah untuk mempercepat tercapainya program-program pemerintah. (yun)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved