Berita Bali

Wagub Cok Ace Bahas Ihwal Iuran Hingga Wisman China Saat Rakerda PHRI Bali Bersama Stakeholder

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menjelaskan beberapa agenda yang dibahas dalam Rakerda PHRI Bali, pada 24 Januari 2023. 

Istimewa
Foto bersama - Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menjelaskan beberapa agenda yang dibahas dalam Rakerda PHRI Bali, pada 24 Januari 2023.  

TRIBUN-BALI.COM -  Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menjelaskan beberapa agenda yang dibahas dalam Rakerda PHRI Bali, pada 24 Januari 2023. 

"Kami bertemu dan membahas terkait usulan, yang akan kami bawa ke pusat. 

Seperti masalah iuran sesuai AD ART, tentang pemungutan iuran dari daerah ke pusat dan balik lagi ke daerah," sebut Wagub Cok Ace, sapaannya. 

Pembicaraan ini diikuti oleh ketua-ketua PHRI, dari kabupaten-kota dan stakeholder terkait. 

Baca juga: Wisdom Mulai Pulang, Okupansi Kini 60 Persen, PHRI Badung Berharap Kedatangan Terus Membaik

Baca juga: Pasca Nataru Tingkat Hunian Hotel Kini Diangka 60 Persen, PHRI Badung : Wisdom Banyak Sudah Balik

Foto bersama - Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menjelaskan beberapa agenda yang dibahas dalam Rakerda PHRI Bali, pada 24 Januari 2023. 
Foto bersama - Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menjelaskan beberapa agenda yang dibahas dalam Rakerda PHRI Bali, pada 24 Januari 2023.  (Istimewa)

Untuk iuran yang dimaksud, adalah iuran dari PHRI di daerah ke PHRI pusat. 

"Selama ini kan iuran anggota yang ada di kabupaten-kota itu, disetorkan ke PHRI Bali. Kemudian dari PHRI Bali disetorkan ke PHRI pusat, setelah itu baru balik lagi ke daerah," imbuh Perry Markus, Sekjen PHRI Bali

Rencananya, kata dia, mekanisme ke depan akan diusulkan bahwa iuran anggota itu, dari kabupaten-kota disetorkan ke PHRI Bali.

Kemudian mekanismenya diubah, tidak lagi langsung ke PHRI pusat, namun dari PHRI Bali yang memilah, berapa persen disetorkan ke PHRI pusat dan berapa persen dikembalikan ke daerah.

Tujuannya agar mekanisme lebih simple dan cepat. 

"Jadi dari PHRI provinsi nanti yang membagi ke BPC dan pusat," imbuh Perry Markus. 

Wagub Cok Ace (kiri) bersama Perry Markus (kanan) usai Rakerda PHRI Bali.
Wagub Cok Ace (kiri) bersama Perry Markus (kanan) usai Rakerda PHRI Bali. (Istimewa)

Selain itu, Wagub Cok Ace juga membahas ihwal masalah lokal internal, seperti ihwal pandemi Covid-19 dan penanganannya. 

Kemudian daerah yang tidak terjangkau PDAM serta fasilitas lainnya.

Lalu investasi pariwisata berkelanjutan, agar tidak merusak alam, serta berkontribusi pada seni budaya Bali.   

"Juga sosialisasi pergub dan perda, serta segala sesuatu diperketat lagi," imbuh Wagub Cok Ace

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved