Berita Bali

Duka Lara Keluarga Ketut Pasek, Korban Tabrak Lari Sekaligus Perampokan di Denpasar Bali

Tribun Bali mencoba menemui keluarga korban, di rumah duka yang beralamat di Jalan Raya Sesetan tersebut. Duka mendalam dirasakan keluarga korban.

Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Honey/Tribun Bali
Dijumpai pula ayahanda dari korban yakni I Ketut Arta Gunawan (56), pria tersebut nampak sangat terpukul atas kepergian anak laki-lakinya. 

TRIBUN-BALI.COM - Rasa duka amat mendalam, dialami keluarga mendiang I Ketut Pasek Adi Putra.

Seorang laki-laki berusia 23 tahun, asal Br. Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar Selatan.

Ketut Pasek meninggal dunia, setelah menjadi korban tabrak lari pada Selasa, 7 Februari 2023.

Berdasarkan keterangan dari kepolisian, mendiang Ketut Pasek Adi Putra dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Puputan Renon, pukul 02.00 WITA.

Tribun Bali mencoba menemui keluarga korban, di rumah duka yang beralamat di Jalan Raya Sesetan tersebut.

Nampak keluarga besar korban sedang berkumpul, dan terlihat dalam keadaan sangat berduka.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal, Truk Nyemplung ke Sungai di Selemadeg Tabanan Bali, Begini Kondisinya!

Baca juga: Kecelakaan Maut di Denpasar Bali, Usai Diserempet Ketut Pasek Meninggal Dunia Dalam Perjalanan

Tragedi kecelakaan maut lalu lintas kembali terjadi.

Kejadian kecelakaan maut ini, terjadi antara dua pengendara sepeda motor pada Selasa, 7 Februari 2023.

Akibat kecelakaan maut ini, seorang pria bernama I Ketut Pasek Adi Putra (23) meninggal dunia di TKP.

Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menerangkan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Puputan Renon, tepat di depan Bank BPD KM 7, Denpasar Timur.
Tragedi kecelakaan maut lalu lintas kembali terjadi. Kejadian kecelakaan maut ini, terjadi antara dua pengendara sepeda motor pada Selasa, 7 Februari 2023. Akibat kecelakaan maut ini, seorang pria bernama I Ketut Pasek Adi Putra (23) meninggal dunia di TKP. Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, menerangkan bahwa kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Puputan Renon, tepat di depan Bank BPD KM 7, Denpasar Timur. (Istimewa)

Kakak kandung korban, bernama Putu Sumantra (32) mengaku masih tidak pecaya dengan kepergian adik kesayanganya tersebut.

Keluarga pun mengenang Ketut Pasek selama hidupnya, merupakan anak yang tidak banyak bicara.

“Gak banyak bicara anaknya polos sekali. Seringan memendam kalau ada masalah,” ungkap Putu Sumantra.

Dijumpai pula ayahanda dari korban yakni I Ketut Arta Gunawan (56), pria tersebut nampak sangat terpukul atas kepergian anak laki-lakinya.

Bahkan Ketut Arta mengaku seminggu belakangan, sebelum kejadian ini sering bermimpi yang aneh.

“Kami semua ternyata bermimpi yang tidak bagus terus beberapa hari belakangan.

Saya sempat mimpi sedang mengganti wastra pelinggih, di mana di rumah saya ini ada acara, bahkan anak pertama saya (kakak korban) sering mengigau ngamuk-ngamuk saat tidur,” paparnya.

Ketut Arta pun mengenang hal terakhir sebelum anak keempatnya tersebut meninggal dunia.

Dijumpai pula ayahanda dari korban yakni I Ketut Arta Gunawan (56), pria tersebut nampak sangat terpukul atas kepergian anak laki-lakinya.
Dijumpai pula ayahanda dari korban yakni I Ketut Arta Gunawan (56), pria tersebut nampak sangat terpukul atas kepergian anak laki-lakinya. (Honey/Tribun Bali)

“Tumben sekali, sebelum kejadian ini sekitar pukul 22.00 WITA, dia nanya keadaan saya, sambil pijit kaki saya.

Perhatian sekali. Saya berpesan sama dia untuk bangunkan saya dan ibunya jam 1 untuk ke pasar.

Tapi ia mengatakan saya harus hidupin sendiri alram biar bangun.

Katanya siapa tau dia gak sempat bangunin,” tuturnya.

Putu Sumantra mengaku, keluarga besarnya sudah mengikhlaskan sang penabrak adiknya tersebut.

“Kami sudah ikhlaskan. Jika dia mau mengaku ke sini ya kami terima juga. Karena apapun juga adik saya gak bisa kembali,” katanya.

Namun mirisnya, Putu Sumantra menjelaskan bahwa dalam kejadian kecelakaan tersebut ternyata terdapat seorang tak dikenal yang mengaku-ngaku menjadi kerabat adiknya.

“Ketika kami dengar keterangan dari salah satu anggota BPBD, ada seorang pria yang mengaku-ngaku menjadi kerabat kami,” terangnya.

Dijumpai pula ayahanda dari korban yakni I Ketut Arta Gunawan (56), pria tersebut nampak sangat terpukul atas kepergian anak laki-lakinya.
Dijumpai pula ayahanda dari korban yakni I Ketut Arta Gunawan (56), pria tersebut nampak sangat terpukul atas kepergian anak laki-lakinya. (Honey/Tribun Bali)

Pria tak dikenal tersebut saat di TKP, dikatakan mengambil uang yang berada di dompet mendiang Ketut Pasek.

Tak hanya itu handphone milik korban pun dikatakan hingga kini masih belum dikembalikan.

“Yang kami keluarga tak terima, pria tak dikenal tersebut sudah ngaku-ngaku jadi kerabat kami kepada petugas,

Bukannya menolong malah mengambil handphone adik saya, dan uang di dalam dompet adik saya, dompetnya ditaruh lagi sama dia,” jelasnya sambil berkaca-kaca.

Keluarga pun sudah mencoba berulang kali menghubungi handphone korban, agar pria tak dikenal tersebut mau mengembalikanya, namun nihil yang mereka dapatkan.

“Kami terus coba hubungi, sempat aktif WAnya, berdering saat ditelepon, tapi sekarang sudah memanggil dan nomer sudah tidak aktif,” tambahnya.

Mereka sangat berharap orang tak dikenal tersebut dapat tergerak hatinya untuk mengembalikan handphone korban.

Kini keluarga pun hanya bisa saling mengutkan diri dan mengiklaskan kepergian korban.

Saat dilakukan prosesi mesugan, mendiang memiliki keinginan terakhir dalam prosesi upacara pengabenannya nanti.

“Adik saya bilang mau dipakaikan kain kuning saat nyiramin dan kain putih saat prosesi pengabenan. Katanya dia mau ngayah di Besakih, adik saya ini memang diketahui melik. Dia juga minta semua pakaiannya dari sepatu celana, topi jaket semuanya harus dibawa juga,” jelasnya sambil mengusap air mata.

Acara pengabenan mendiang Ketut Pasek pun akan digelar pada Kamis, 9 Februari 2023. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved