Berita Jembrana
Benda Kuno Diduga Sarkofagus Ditemukan di Rumah Warga Manistutu Jembrana
Kader Pelestari Budaya dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana bersama Pemprov Bali akhirnya turun langsung untuk melakukan pengecekan
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kader Pelestari Budaya dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana bersama Pemprov Bali akhirnya turun langsung untuk melakukan pengecekan dan observasi lokasi penemuan batu berukuran besar diduga sarkofagus, Jumat 24 Februari 2023.
Ternyata, temuan batu tersebut tak hanya di hutan, melainkan ditemukan di pekarangan (halaman rumah) warga Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.
Baca juga: Warga Jembrana Temukan Anakan Jalak Bali di Kebun Warga, Akan Dibuatkan Pararem untuk Perlindungan
Sehingga di kawasan wilayah tersebut diduga sebagai tempat situs cagar budaya masa lampau.
Di sisi lain, Polsek Melaya juga ikut dalam rombongan pengecekan dan observasi tersebut.
Pihak kepolisian melakukan pemasangan police line (garis polisi) sebagai upaya pengamanan.
Baca juga: Warga Temukan Batu Besar Mirip Sarkofagus di Jembrana, Diduga Terdapat Banyak Batu Besar Serupa
Sebab, sejumlah batu yang disebutkan Sarkofagus tersebut juga ditemukan di sejumlah rumah warga.
Menurut Pamong Budaya Ahli Pertama, Disparbud Jembrana, Ni Putu Ayu Surya Andari, sejak pihaknya mendapat informasi mengenai temua benda diduga Sarkofagus, kader pelestari budaya Kabupaten dan Provinsi langsung melakukan survei awal.
Dari hasil pengecekan tersebut, benda diduga cagar budaya tersebut ditemukan di sejumlah titik.
Baca juga: Polres Jembrana Dalami Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Diduga Lakukan Aksi Lebih dari Sekali
Mulai dari pinggir sungai hingga halaman rumah warga.
"Ada dua kali survei yang dilakukan. Pertama di rumah warga wilayah Banjar Mekar Sari, Desa Manistutu ditemukan sejumlah benda sarkofagus seerti cobek, tempat duduk, dan juga terakota," kata Ayu Surya Andari saat dikonfirmasi seizin Kadis Parbud Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara, Senin 27 Februari 2023.
Kemudian, kata dia, survei kedua di areal Bendungan Benel atau areal hutan dengan menyusuri sungai.
Baca juga: Letkol Teguh Ceritakan Kisah I Ketut Sutama di Jembrana, Puluhan Tahun Hidup di ‘Gubuk’
Hasil penelusuran, di sebelah timur sungai ada 3 titik lokasi ditemukan sejumlah benda yang jarak tak terlalu jauh, jarak sekitar 5-10 meter.
Kemudian di sebelah barat sungai, tim juga melakukan tracking sepanjang 3-4 kilometer ditemukan dua sarkofagus yang letaknya juga berdekatan.
Namun, sarkofagus tersebut kondisinya sudah tertimpa pohon sehingga perlu penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Truk Tabrak Kendaraan Berhenti, Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Batu Agung Jembrana
"Akan lakukan koordinasi antara kabupaten dengan Balai pelestari kebudayaan seperti melakukan inventarisasi secara detail maupun wawancara."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.