Berita Klungkung

Pemkab Klungkung Siapkan Anggaran Rp 22 Miliar Untuk Perbaikan Jalan di Nusa Penida

Pemkab Klungkung Siapkan Anggaran Rp 22 Miliar Untuk Perbaikan Jalan di Nusa Penida

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
Eka Mita Suputra
Kondisi ruas jalan yang rusak di Nusa Penida. 

Kondisi geografis membuat penanganan ruas jalan di Nusa Penida membutuhkan anggaran cukup besar.

Bahkan bisa mencapai dua kali lipat, jika dibandingkan biaya penanganan di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, dan Dawan. 

Hal ini disebabkan karena biaya mobilisasi material maupun alat cukup mahal.

Aspal di Nusa Penida semuanya menggunakan aspal coldmix.

"Di Nusa Penida tidak memungkinkan menggunakan aspal hotmix. Karena tidak mungkin dibangun AMP (asphalt mixing plant). Bapak Bupati minta kajian penggunaan beton atau coldmix. Kalau menggunakan beton, secara teknis dibuat dalam kondisi panas dan diampar dalam kondisi dingin. Karena dibuat dalam kondisi panas, berarti tetap butuh AMP dan harus dibuat di daratan, butuh biaya besar untuk mobilisasi k Nusa Penida," jelas Gede Martajaya. 

Berdasarkan data di Dinas PU, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Klungkung, Nusa Penida memiliki total ruas jalan kabupaten sepanjang 229 kilometer.

Angka tersebut setengah dari total ruas jalan di Kabupaten Klungkung yang mencapai panjang 453 kilometer lebih. 

Pertumbuhan infrastruktur khususnya jalan di Nusa Penida dalam beberapa tahun melesat, seiring dengan perkembangan aktivitas pariwisata di daerah kepulauan tersebut.

Saat ini hampir sebagian besar jalan kabupaten di wilayah kepulauan itu sudah diaspal. 

Masyarakat Diminta Bersabar

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta belum lama ini, sempat turun ke Nusa Penida untuk meninjau lokasi proyek yang akan dikerjakan tahun ini.

Ia berharap masyarakat bisa bersabar terkait upaya perbaikan, pengaspalan maupun pelebaran jalan di Nusa Penida.

"Masyarakat agar bersabar, dan ikut mengawasi serta mendukung rencana Pemkab dalam memperbaiki, melakukan pengaspalan maupun melaksanakan pelebaran jalan demi kenyamanan dalam berkendara," kata Bupati Suwirta belum lama ini. 

Supaya proses pelebaran berjalan dengan baik, Bupati Suwirta minta kesediaan masyarakat untuk membebaskan beberapa meter aset tanah miliknya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved