Berita Bali
Meningitis! Mengenal Lebih Dalam Gejalanya, Ada Demam Hingga Kejang-kejang
Sementara “itis” artinya sendiri adalah peradangan, sehingga apabila digabungkan Meningitis artinya peradangan selaput otak.
Penulis: Putu Yunia Andriyani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Segala hal yang berhubungan dengan manusia, baik itu kulit, makanan, atau pun hal lain yang berpotensi menjadi vektor masuk ke tubuh manusia harus diperhatikan.
Namun, apabila sudah terjangkit Meningitis, maka obat yang paling umum diberika adalah antibiotik yang disesuaikan dengan bakteri atau virus penyebabnya.
Untuk mengetahui penyebab Meningitis sendiri akan dilakukan melalui pemeriksaan cairan pada otak dan juga bisa melalui darah.
Setelah itu, dilakukan pemeriksaan mikrobiologi di laboratorium yang nantinya dari sanalah akan diidentifikasi jenis bakteri, virus, atau kuman penyebabnya.
Pengobatan sendiri bergantung pada faktor penyebabnya, tetapi untuk pemberian antibiotik akan dosiskam penggunaanya sekitar 14 sampai 21 hari.
“Kalau sudah tau jenis kuman apa yang menyebabkan infeksi dan dilihatlah pada antibiotik apa sensitivitasnya, nanti selanjutnya bisa dilihat jenis pengobatan yang dilakukan.
Tapi sebelumnya akan diberikan antibiotik yang bisa mengcover berbagai jenis kuman, yang disesuaikan dengan sensitivitas daerah paparan,” tambah dokter Ayu Praba.

Meningitis ini merupakan penyakit yang bisa disembuhkan tetapi tidak jarang meninggalkan gejala sisa.
Hal ini karena infeksi akan sembuh, apabila telah diberikan pengobatan dan bisa pilih seperti sedia kala.
Namun, gejala sisa akibat Meningitis cenderung lama bahkan bisa menetap, misalnya adah tuli.
Pemulihan tuli dan menjadi normal kembali bergantung pada ke derajat keparahan tuli tersebut.
Apabila gangguan pendengaran tersebut sudah dalam status yang parah maka penyembuhan kepada tulisnya itu cukup berat.
Saat ditanya apakah Meningitis bisa menyebabkan seseorang meninggal dunia, Dokter Praba menjawab bisa saja.
Dokter yang bertugas di RSUP Prof. Ngoerah ini mengatakan ada saja pasien yang meninggal dunia akibat Meningitis.
Akan tetapi, rata-rata orang yang terjangkit penyakit Meningitis bisa disembuhkan.
Untuk tahun 2023 sendiri, dirinya mengatakan telah merawat beberapa pasien Meningitis di RSUP Prof. Ngoerah dan hampir seluruhnya sembuh meski meninggalkan gejala sisa. (*)
Gianyar
demam
kejang-kejang
lawar
meningitis
Dinas Kesehatan Provinsi
Bali
selaput otak
infeksi
sakit kepala
antibiotik
UPAYA PHDI Denpasar Ringankan Beban Umat, Gelar Upacara Menek Kelih Hingga Metatah Massal |
![]() |
---|
Gelar Aksi Damai ke Kantor Gubernur, Partai Buruh Exco Bali Tuntut Stop PHK dan Hapus Outsourcing |
![]() |
---|
Kejati Bali Dorong Penanganan Tindak Pidana Korupsi Lewat Mekanisme DPA, Lazim di Luar Negeri |
![]() |
---|
Pemprov Bali Nantikan Pusat Untuk Penentuan Lokasi Tersus LNG |
![]() |
---|
Cuaca Buruk, Pelabuhan Gilimanuk Bali Ditutup Hampir Dua Jam, Antrean Kendaraan Mengular |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.