Pilpres 2024

Pilpres 2024, Sandiaga Uno Paling Berpeluang Dampingi Ganjar Pranowo, Bahaya Bagi Prabowo & Anies!

Utamanya Sandiaga Uno bisa mengiris dukungan kepada Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, karena ketiganya berasal dari 'habibat' yang mirip.

Istimewa
Kemesraan Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno, memunculkan spekulasi dua tokoh itu bakal berduet sebagai Capres-Cawapres dari koalisi PDIP dan PPP. Indikasi itu semakin kuat, setelah Sandiaga Uno menyatakan keluar dari Gerindra kemudian hendak bergabung ke PPP. 

TRIBUN-BALI.COM - Kemesraan Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno, memunculkan spekulasi dua tokoh itu bakal berduet sebagai Capres-Cawapres dari koalisi PDIP dan PPP.

Indikasi itu semakin kuat, setelah Sandiaga Uno menyatakan keluar dari Gerindra kemudian hendak bergabung ke PPP.

Tak hanya itu, indikasi dipertebal dengan sikap PPP yang memutuskan mendukung Ganjar Pranowo setelah Gubernur Jawa Tengah itu ditetapkan PDIP sebagai Capres.

Jika Sandiaga Uno digandeng Ganjar Pranowo sebagai cawapres, ada sejumlah keuntungan yang diperoleh.

Utamanya Sandiaga Uno bisa mengiris dukungan kepada Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, karena ketiganya berasal dari 'habibat' yang mirip.

Selain itu, logistik Sandiaga Uno juga cukup memadai untuk memback-up Ganjar Pranowo dalam kampanye Pilpres 2024.

Baca juga: Sandiaga Uno Siap Jadi Gelandangan Politik Pasca Tinggalkan Gerindra, PPP Belum Beri Kepastian

Baca juga: Imigrasi Ngurah Rai Bali Deportasi Seorang WNA Britania Raya Bersama Anaknya karena Overstay

Ganjar Pranowo resmi dijadikan calon presiden PDIP dan bersalaman dengan Megawati Soekarnoputri.
Ganjar Pranowo resmi dijadikan calon presiden PDIP dan bersalaman dengan Megawati Soekarnoputri. (Istimewa)


Direktur Eksekutif Trias Politika Agung Baskoro menilai, Sandiaga Uno memang berpeluang besar menjadi cawapres mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Namun Agung mengatakan, cawapres Ganjar Pranowo mesti diterima atau meminta akseptabilitas elite karena tiket Pilpres 2024 menjadi domain partai koalisi.

"Di titik inilah nama Sandiaga Uno menguat," kata Agung, Jumat (28/4/2023).

Terlebih, Agung menilai Sandiaga Uno memiliki irisan massa dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

"Kemudian dari sisi kemampuan logistik, semua pihak mengamini bahwa Sandiaga Uno adalah pengusaha ulung," ujarnya.

Menurutnya, Sandiaga Uno semakin berpeluang karena didorong PPP untuk menjadi cawapres.

"Kini Sandiaga Uno juga didorong oleh PPP untuk maju sebagai cawapres yang secara historik memiliki relasi positif dengan PDIP," ungkap Agung.

Namun, Agung menegaskan, cawapres Ganjar Pranowo harus merepresentasikan basis massa Jawa Timur atau Jawa Barat sekaligus membawa ceruk Nahdlatul Ulama (NU) atau religius.

"Karena suka atau tidak, Ganjar Pranowo identik dengan PDIP yang notabene partai nasionalis," ucapnya.

Utamanya Sandiaga Uno bisa mengiris dukungan kepada Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, karena ketiganya berasal dari 'habibat' yang mirip.
Utamanya Sandiaga Uno bisa mengiris dukungan kepada Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, karena ketiganya berasal dari 'habibat' yang mirip. (Istimewa)
Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved