Pilpres 2024

Pengamat Nilai Golkar Tak Siap Kalah!  Berharap Tetap Dirangkul Pemenang Usai Pemilu 2024

Golkar memang tidak pernah mempunyai kebiasaan atau tradisi menjadi oposisi lantaran sejak didirikan pada 20 Oktober 1964 selalu berada di dalam lingk

ANTARA
Keinginan Golkar yang berharap bisa tetap berada di lingkaran kekuasaan setelah Pemilu 2024 dinilai sebagai wujud sikap tidak siap untuk kalah. Sebab sebelumnya, Ketum Golkar Airlangga Hartarto menginginkan supaya pihak-pihak yang menjadi pemenang dalam Pemilu 2024 tidak bersikap sapu bersih atau the winner takes it all. 


Secara terpisah, peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro juga mengutarakan pendapat sama dengan Qodari. Menurut Bawono, Golkar bukanlah partai politik yang berpengalaman menjadi oposisi. "Bukan karakter partai ini berada di luar kekuasaan sehingga muncul rasa kecemasan tidak lagi berada dalam lingkaran pemegang kekuasaan pasca Pemilu 2024 mendatang," ujar Bawono.


Bawono menilai, saat ini Golkar sedang berupaya keras mencari mitra politik supaya kepentingan mereka bisa ditampung oleh pihak-pihak yang menjadi pemenang Pemilu 2024 kelak. Penyebabnya, kata Bawono, Golkar saat ini belum mempunyai figur yang bisa diandalkan untuk bersaing dalam bursa bakal Capres atau Cawapres. "Inilah problem pelik dihadapi oleh Partai Golkar saat ini. Partai besar, tetapi tidak memiliki figur dengan elektabilitas baik," ujar Bawono. (kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved