Pemilu 2024

Pemilu 2024! Gusti Putu Budiarta, Adi Wiryatama, & 3 Srikandi PDIP Bali Perebutkan Kursi Senayan

Anggota dewan yang santer dibicarakan mendapat peningkatan tugas tersebut yakni Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta dan Ketua DPRD Bali.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Tribun Bali/Ragil Armando
Sejumlah nama politisi PDIP, yang nantinya akan berlaga memperebutkan kursi DPR RI di Pemilu 2024 mendatang mulai terungkap. Sejumlah nama tersebut menarik perhatian publik lantaran ‘naik kelas’ alias mendapat peningkatan tugas dari Sekretariat DPP PDIP. Pasalnya, sejumlah nama tersebut sebagian besar adalah anggota DPRD Bali. Anggota dewan yang santer dibicarakan mendapat peningkatan tugas tersebut yakni Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta dan Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama. Dihubungi Tribun Bali, I Gusti Putu Budiarta, membenarkan dirinya mendapat penugasan untuk berlaga di Pemilu 2024 mendatang guna memperebutkan kursi DPR RI dari partai berlogo banteng moncong putih itu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejumlah nama politisi PDIP, yang nantinya akan berlaga memperebutkan kursi DPR RI di Pemilu 2024 mendatang mulai terungkap.

Sejumlah nama tersebut menarik perhatian publik lantaran ‘naik kelas’ alias mendapat peningkatan tugas dari Sekretariat DPP PDIP.

Pasalnya, sejumlah nama tersebut sebagian besar adalah anggota DPRD Bali.

Anggota dewan yang santer dibicarakan mendapat peningkatan tugas tersebut yakni Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta dan Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama.

Dihubungi Tribun Bali, I Gusti Putu Budiarta, membenarkan dirinya mendapat penugasan untuk berlaga di Pemilu 2024 mendatang guna memperebutkan kursi DPR RI dari partai berlogo banteng moncong putih itu.

Baca juga: WNA Pemohon Second Home Visa di Bali Masih Belum Signifikan, Simak Keterangan Imigrasi

Baca juga: Imigrasi Catat 1,1 Juta Lebih Wisman Masuk Bali, Per April WNA Asal Rusia Tidak Masuk 10 Besar

Sejumlah nama politisi PDIP, yang nantinya akan berlaga memperebutkan kursi DPR RI di Pemilu 2024 mendatang mulai terungkap.

Sejumlah nama tersebut menarik perhatian publik lantaran ‘naik kelas’ alias mendapat peningkatan tugas dari Sekretariat DPP PDIP.

Pasalnya, sejumlah nama tersebut sebagian besar adalah anggota DPRD Bali.

Anggota dewan yang santer dibicarakan mendapat peningkatan tugas tersebut yakni Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta dan Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama.

Dihubungi Tribun Bali, I Gusti Putu Budiarta, membenarkan dirinya mendapat penugasan untuk berlaga di Pemilu 2024 mendatang guna memperebutkan kursi DPR RI dari partai berlogo banteng moncong putih itu.
Sejumlah nama politisi PDIP, yang nantinya akan berlaga memperebutkan kursi DPR RI di Pemilu 2024 mendatang mulai terungkap. Sejumlah nama tersebut menarik perhatian publik lantaran ‘naik kelas’ alias mendapat peningkatan tugas dari Sekretariat DPP PDIP. Pasalnya, sejumlah nama tersebut sebagian besar adalah anggota DPRD Bali. Anggota dewan yang santer dibicarakan mendapat peningkatan tugas tersebut yakni Ketua Komisi IV DPRD Bali, I Gusti Putu Budiarta dan Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama. Dihubungi Tribun Bali, I Gusti Putu Budiarta, membenarkan dirinya mendapat penugasan untuk berlaga di Pemilu 2024 mendatang guna memperebutkan kursi DPR RI dari partai berlogo banteng moncong putih itu. ((Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra))

 

“Terkait dengan pencalonan legislatif 2024, memang waktu sekarang, 1 sampai 14 (Mei 2023) ini kan mempersiapkan ini (pendaftaran).

Jadi PDIP Bali khususnya untuk DPR RI, yang mendapat instruksi atau arahan salah satunya ke RI (DPR RI) adalah tiang (saya),” ungkap Budiarta saat dihubungi Tribun Bali pada Kamis 4 Mei 2023.

Bahkan, Budiarta telah mendapat ‘tiket’ bacaleg yakni berupa pesan WhatsApp dari Sekretariat DPP PDIP guna mempersiapkan syarat pencalonannya itu.

Pasalnya, Budiarta mendapat pesan WhatsApp dari Sekretariat DPP PDIP pada akhir April 2023 lalu.

“Sudah dapat WA (WhatsApp), resmi dari DPP. Jadi kami disuruh melengkapi surat-surat persyaratan pencalonan dan nanti dikumpulkan ke DPP langsung.

Dapat sebelum masuk tanggal 1 (Mei 2023). Akhir April,” terangnya.

Disinggung soal alasan diberikan peningkatan tugas, Budiarta memandang, PDIP memerlukan regenerasi.

Pasalnya, Budiarta telah 4 periode menjadi Anggota DPRD Bali dan 1 periode di DPRD Denpasar.

“Melihat perkembangan situasi politik, di PDIP harus ada regenerasi. Bagaimanapun juga, saya sebagai kader PDIP yang telah ditugaskan selama 4 periode di Provinsi Bali (DPRD Bali), dan 1 periode di kabupaten/kota (DPRD Denpasar), mungkin ada keinginan dari partai untuk meregenerasi selanjutnya,” pandangnya.

Disinggung soal persaingan dan optimisme dalam merebut kursi DPR RI, Budiarta mengatakan, dirinya sebagai kader partai senantiasa siap menjalankan penugasan dari PDIP.

“Selaku kader PDIP, saya ditugaskan oleh partai dimanapun selalu siap. Ditugaskan partai. Karena bagaimanapun juga instrumen demokrasi itu kan partai politik,” terangnya.

Dengan diberikannya mandat tersebut, Budiarta menegaskan, dirinya akan berusaha bekerja semaksimal mungkin guna memenuhi tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh DPP PDIP.

Hal tersebut dilakukan dengan menyapa akar rumput, dan meyakinkan mereka bahwa para caleg PDIP bekerja demi kepentingan rakyat.

“Jadi penugasan oleh partai, terutama oleh PDIP, menugaskan saya ke DPR RI untuk tahun 2024 sampai 2029. Mudah-mudahan bisa tercapai target yang diinginkan oleh DPP PDIP.

Selaku kader ya harus tetap otimis. Tidak boleh tidak. Dalam hal ini kita harus bekerja keras meyakinkan masyarakat, meyakinkan rakyat, bahwa kita bekerja untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Disinggung soal rekan sejawatnya di DPRD Bali yang juga mendapat peningkatan tugas, Budiarta yang mengoleksi lebih dari 20 ribu suara di Pemilu 2019 itu menyebutkan sejumlah nama.

Kendati belum berani memastikan, Budiarta mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan sejumlah nama tersebut.

 

Nama-nama tersebut yakni Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S. dan I Gusti Ayu Aries Sujati.

Sementara itu, 1 srikandi lainnya yakni berasal dari Kabupaten Gianyar.

“Saya dengar, biar tidak salah, ada 3 srikandi. 2 incumbent provinsi (DPRD Bali) dari Bu Aries (I Gusti Ayu Aries Sujati) kemudian ada Diah Werdhi Srikandi (I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S.). Mungkin dari Gianyar satu.

Untuk laki-laki, yang saya dengar, Pak Ketua DPRD Bali, Pak Nyoman Adi Wiryatama. Itu yang sepertinya masuk ke jenjang peningkatan penugasan,” ungkap Budiarta.

Disinggung soal komunikasi dengan sejumlah nama di atas, Budiarta mengaku telah melakukan komunikasi.

Bahkan, nama-nama tersebut juga telah mendapat pesan WhatsApp dari Sekretariat DPP PDIP.

“Sudah sempat komunikasi. Semua sudah dapat (WhatsApp Sekretariat DPP PDIP) dan sudah melengkapi persyaratan mulai 2 hari yang lalu,” pungkas I Gusti Putu Budiarta, Ketua Komisi IV DPRD Bali.

Sementara itu, Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, belum dapat memberikan komentar tegas.

Pasalnya, politisi senior asal Tabanan itu akan berkomentar lebih lanjut usai Daftar Calon Tetap (DCT) dirilis.

“Tunggu sampai DCT keluar, baru saya komentar. Maaf dulu,” ungkap Adi Wiryatama saat dihubungi Tribun Bali pada Kamis 4 Mei 2023.

 

Sejalan dengan pernyataan Budiarta soal nama-nama tersebut, sebelumnya Dewa Made Mahayadnya selaku Bendahara DPD PDIP Bali juga mengungkapkan hal serupa.

 

“Kalau DPRD Provinsi kan jelas. Ada Ibu Diah (I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S.) Ibu Aries (I Gusti Ayu Aries Sujati), dan Pak Adi Wiryatama (I Nyoman Adi Wiryatama) yang mau ke RI (DPR RI),” ungkap Dewa Made Mahayadnya, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali saat ditemui Tribun Bali di Kantor DPD PDIP Bali pada Rabu 3 Mei 2023. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved