Berita Karangasem

Catut Nama Kejari Karangasem, Dua BUMDes Hampir Tertipu

Info di lapangan, dua BUMDes yang dihubungi oknum penipu adalah BUMDes di Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Tribunnews
Ilustrasi-Dua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Karangasem hampir tertipu. Oknum tak bertanggung jawab, yang mencatut nama Kejari Karangasem sempat menghubungi BUMDes bersangkutan, serta memintai uang Rp 25 juta dengan dalil tak dipanggil di pemeriksaan selanjutnya. Info di lapangan, dua BUMDes yang dihubungi oknum penipu adalah BUMDes di Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem. Dan BUMDes di Amerta Buana, Kacamatan Selat, Karangasem.  Oknum tidak bertanggungjawab meminta uang sebesar Rp 25 juta. Untungnya, pengurus BUMDes tidak menggubris permintaannya. 

TRIBUN-BALI.COM - Dua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Karangasem hampir tertipu.

Oknum tak bertanggung jawab, yang mencatut nama Kejari Karangasem sempat menghubungi BUMDes bersangkutan, serta memintai uang Rp 25 juta dengan dalil tak dipanggil di pemeriksaan selanjutnya.

Info di lapangan, dua BUMDes yang dihubungi oknum penipu adalah BUMDes di Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem.

Dan BUMDes di Amerta Buana, Kacamatan Selat, Karangasem

Oknum tidak bertanggungjawab meminta uang sebesar Rp 25 juta.

Untungnya, pengurus BUMDes tidak menggubris permintaannya.

Baca juga: Bukan Karena Pansos, Dr. Richard Lee Ungkap Keinginan Mulia Untuk Bantu Inge Anugrah Bangkit

Baca juga: Cerita Warga Klungkung Kesulitan Air Bersih, Begadang Semalaman, Sehari Dapat Air 5 Ember

Ilustrasi Gaji 13 - Dua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Karangasem hampir tertipu.

Oknum tak bertanggung jawab, yang mencatut nama Kejari Karangasem sempat menghubungi BUMDes bersangkutan, serta memintai uang Rp 25 juta dengan dalil tak dipanggil di pemeriksaan selanjutnya.

Info di lapangan, dua BUMDes yang dihubungi oknum penipu adalah BUMDes di Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem.

Dan BUMDes di Amerta Buana, Kacamatan Selat, Karangasem. 

Oknum tidak bertanggungjawab meminta uang sebesar Rp 25 juta.

Untungnya, pengurus BUMDes tidak menggubris permintaannya.
Ilustrasi Gaji 13 - Dua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Karangasem hampir tertipu. Oknum tak bertanggung jawab, yang mencatut nama Kejari Karangasem sempat menghubungi BUMDes bersangkutan, serta memintai uang Rp 25 juta dengan dalil tak dipanggil di pemeriksaan selanjutnya. Info di lapangan, dua BUMDes yang dihubungi oknum penipu adalah BUMDes di Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem. Dan BUMDes di Amerta Buana, Kacamatan Selat, Karangasem.  Oknum tidak bertanggungjawab meminta uang sebesar Rp 25 juta. Untungnya, pengurus BUMDes tidak menggubris permintaannya. (Tribunnews/Istimewa)

"Awalnya penipu ini mengaku dari Kejaksaan Karangasem. Setelah itu oknum itu mengatakan, jika BUMDes bersangkutan banyak msalah.

Oknum itu meminta uang Rp 25 juta agar tak di panggil Kejari Karangasem. Saya tidak hiraukan, karena merasa tidak ada masalah," ungkap petugas BUMD, Jumat (16/6/2023).

Oknum si penipu berulang kali minta uang Rp 25 juta, dengan janji tidak memanggil bersangkutan di pemeriksaan selanjutnya.

Dikarenakn curiga, petugas dari BUMDes tak merespon. Lalu memberitahu petugas BUMDes lain.

Ternyata modus sama juga dilancarkan ke beberapa BUMDes di Kabupaten Karangasem. Kronologisnya hampir sama.

Kasi Intel Kejari Karangasem, Dewa Gede Semara Putra, mengakui mendapat informasi itu.

Kejari Karangasem tak pernah menghubungi BUMDes."Kejaksaan tidak pernah menghubungi BUMDes itu.

Saya yakin itu oknum tak bertanggung jawab yang mencatut Kejari Karangasem," kata Dewa Semara Putra ke Tribun Bali.

Pejabat asal Bangli meminta semua BUMDes di Karangasem tak merespon seandainya ada telpon yang mengatasnamakan Kejari Karangasem.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved