Berita Karangasem
Cegah Rabies, Sebanyak 295 Anjing Liar di Desa Ban Karangasem Dieliminasi Petugas
ratusan anjing liar di Karangasem dieliminasi, ditemukannya kasus dugaan anjing rabies, yang menggigit bocah
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Kasus ini tersebar di seluruh Kecamatan di Karangasem.
Diantaranya Kecamatan Abang, Karangasem, Manggis, Bebandem, Kubu, Selat, Sidemen, dan Rendang
Untuk menekan kasus anjing positif rabies, Dinas Pertanian terus genjot proses vaksinasi anti rabies terhadap anjing di Karangasem.
Desa zona merah rabies jadi prioritas pemberian vaksinasi. Lalu kawasan zona hijau dan kuning.
Depopulasi terhadap hewan penyebar rabies digencarkan berkerjasama dengan yayasan.
Petugas juga terus menggencarkan vaksinasi terhadap anjing, terutama yang diliarkan.
Sampai bulan Juli 2023, capaian vaksinasinya sekitar 36 ribu ekor atau 42 persen dari estimasi anjing di Karangasem sekitar 77.092 ekor.
Vaksinasi akan terus digencarkan.
"Stok vaksin sampai hari aman,"tambahnya
Selain itu, kata Siki Ngurah, petugas menggencarkan depopulasi terhadap anjing liar.
Langkah ini bertujuan untuk pengurangan populasi.
Dengan harapan jumlah anjing terjangkit rabies bisa berkurang, terutama anjing liar.
Depopulasi yang dilakukan berupa kastrasi serta strerilisasi ke anjing liar di Kabupaten Karangasem.
Untuk diketahui, estimasi populasi anjing di Kabupaten Karangasem sebanyak 77.092 ekor.
Terbanyak yakni di Kecamatan Karangasem mencapai sekitar 12.439 ekor, Kecamatan Rendang 10.738 ekor, Kecamatan Manggis 10.420, Kecamatan Bebandem 10.273, Sidemen 3.831, Kubu 10.252, Abang 10.033 ekor, dan Selat 9.106 ekor.(*)
Kumpulan Artikel Karangasem
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.