Berita Gianyar
Pemkab Minahasa Belajar Pariwisata pada Pemkab Gianyar
Terbaru, Pemkab Minahasa, Sulawesi Utara belajar pariwisata ke Gianyar.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kabupaten Gianyar, menjadi salah satu daerah di Provinsi Bali yang selama ini roda ekonominya digerakkan industri pariwisata.
Bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)-nya, sekitar 70 persen bersumber dari pariwisata, mulai dari pajak hingga retribusi.
Tak ayal, Gianyar pun selama ini kerap mendapat kunjungan pemerintah kabupaten/kota provinsi tetangga.
Baca juga: KPK Bersama Pemkab Gianyar Gelar Rapat Pemantauan dan Evaluasi Pemberantasan Korupsi
Mereka melakukan studi tiru.
Terbaru, Pemkab Minahasa, Sulawesi Utara yang belajar ke Gianyar.
Mereka telah datang pada Jumat 14 Juli 2023, dipimpin oleh Sekda Minahasa, Lynda D. Watania, diikuti sebanyak 34 orang pegawai lainnya.
Sementara di Gianyar, rombongan tersebut disambut Sekda Gianyar, Dewa Gede Alit Mudiarta bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Gianyar di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar.
Baca juga: Digempur Sampah Kiriman, Polres Gianyar Gelar Aksi Bersih Pantai di Gianyar
Dalam kunjungan itu, Lynda mengatakan, pihaknya datang jauh-jauh dari Sultra, dalam rangka pendayagunaan potensi daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebab, selama ini pihaknya melihat Pemkab Gianyar berhasil pengembangan destinasi pariwisata khusunya wisata budaya.
Karena itu, Pemkab Minahasa yang sedang mengembangkan sektor pariwisatanya, menilai Gianyar merupakan lokus yang tepat untuk dipelajari.
Baca juga: Masa Jabatan Bupati-Wabup Gianyar Segera Berakhir, Dewan Usulkan Pemberhentian ke Pusat
"Kami terus berupaya mendorong sektor pariwisata kami agar berkembang dan dapat menjadi salah satu potensi daerah. Dimana hal tersebut merupakan salah satu misi visi pembangunan di Pemkab Minahasa,"
"Kabupaten Gianyar adalah daerah yang tepat kami kunjungi, karena kami ingin melihat bagaimana konsep atau manajemen pengembangan pariwisata dan sektor lainnya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar,” kata Lynda.
Baca juga: Warga di Kota Bangli Sulit Air Bersih, PDAM Gianyar Juga Alami Gangguan Layanan
Sekretaris Gianyar, I Dewa Gede Alit Mudiarta menyambut baik kunjungan dari rombongan Pemerintah Kabupaten Minahasa, karena sudah memilih Gianyar sebagai lokus kunjungan kerja dalam rangka studi tiru.
Dia menjelaskan, dari hitungan geografis, luas Kabupaten Gianyar sendiri hanya sekitar 6 persen dari luas wilayah Provinsi Bali, dan PAD Giantar hampir 70 persen bersumber dari sektor pariwisata yang didukung oleh sektor pertanian, UMKM/IKM dan sektor lainnya.
“Sehingga pendukung utama kami adalah kebudayaan yang berkaitan dengan pariwisata,” ujar Dewa Alit Mudiarta.
Baca juga: Baru Perindo dan Partai Pembangunan Ajukan Perbaikan Dokumen Bacaleg Pileg Gianyar
Dari 7 kecamatan yang ada di Gianyar, kata dia, semua memiliki potensi pariwisata, di mana pariwisata Ubud menjadi ikon utama pariwisata Gianyar, selain destinasi lainnya. Guna mendukung hal tersebut, banyak infrastruktur yang sudah dibangun seperti jalan, jembatan, Pasar Seni Sukawati, Pasar Seni Ubud, dan infrastruktur lainnya.
Melalui kunjungan ini Sekda Dewa Gede Alit Mudiarta berharap kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi dan berdiskusi untuk kepentingan daerah maupun kepentingan pelayanan masyarakat. (*)
Berita lainnya di Berita Gianyar
Megawati Hadiri Plebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra di Gianyar |
![]() |
---|
PRIA LOKAL Digerebek di Batubulan Gianyar, Polisi Temukan ini di Rumahnya |
![]() |
---|
Kasus Orang Jatuh Ke Jurang Ternyata Korban Pengeroyokan Di Bali, Rohmat & Wahyu Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Motif Rohmat dan Wahyu Tega Keroyok Lalu Tusuk Kurniawan, Korban Ditemukan di Bawah Jembatan di Ubud |
![]() |
---|
Hama Tikus Kembali Muncul Di Gianyar Bali, Distanak Tekankan Teknik Ngeropyok |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.