Pemilu 2024

4 Poin Deklarasi Damai Pemilu 2024 di Polda Bali, Wujudkan Pemilu Damai-Komitmen Cegah Polarisasi

Kepolisian Daerah Bali (Polda Bali) menggelar kegiatan deklarasi damai Pemilu 2024 di Gedung PRG, Mapolda Bali pada Jumat 18 Agustus 2023.

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra
Foto bersama penyelenggara Pemilu, peserta Pemilu, dan unsur pengamanan usai deklarasi Pemilu damai di Mapolda Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepolisian Daerah Bali (Polda Bali) menggelar kegiatan deklarasi damai Pemilu 2024 di Gedung PRG, Mapolda Bali pada Jumat 18 Agustus 2023.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), penyelenggara Pemilu, partai politik, dan bacalon DPD RI Pemilu 2024 mendatang.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jaga Kondusivitas, Peserta Pemilu 2024 Gelar Deklarasi Damai di Polda Bali


Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra, Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, dan sambutan dari Wakil Gubernur Bali.


Selanjutnya, pembacaan deklarasi damai peserta Pemilu 2024 yang dipimpin oleh I Made Supartha, politisi PDIP Bali yang juga Anggota DPRD Bali.

Baca juga: Pemilu Jembrana, 15 Parpol Lakukan Perbaikan Dokumen, Ada Parpol Ganti Bacaleg dan Ganti Dapil


Deklarasi yang dibacakan tersebut mengandung empat komitmen, di antaranya mewujudkan Pemilu serentak tahun 2024 secara damai, dengan menjunjung tinggi etika, martabat, bangsa dan negara dan menaati peraturan yang berlaku.


Kedua, menghindari terjadinya politik hoaks yang berimplikasi terjadinya polarisasi, money politic, SARA, di dalam kehidupan masyarakat.

Baca juga: Pemilu 2024, 103 Bacaleg di Klungkung Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat, Simak Beritanya!


Ketiga, mewujudkan Pemilu serentak tahun 2024 secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil tanpa intimidasi dan unsur paksaan.


Keempat, melaksanakan Pemilu tahun 2024 yang berintegritas dan bertanggung jawab terhadap proses dan hasil.


Sebagai bentuk komitmen deklarasi, para peserta Pemilu, penyelenggara, dan unsur pengamanan kemudian bergantian menandatangani papan deklarasi.

Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Polda Nilai Situasi Bali Aman Terkendali Saat Ini


Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra mengatakan, deklarasi ini digelar sebagai bentuk komitmen setiap unsur kepemiluan.


Tujuannya, kata Kapolda, agar terciptanya Pemilu yang damai, aman, dan lancar.


“Kita melaksanakan deklarasi bersama KPU, Bawaslu, dan peserta Pemilu. Intinya komitmen bersama untuk Pemilu serentak yang damai, aman, dan lancar,” jelas Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra usai kegiatan.


Bagi Kapolda Bali, Pemilu layaknya sebuah pesta. Sehingga, pelaksanaannya harus berjalan damai, guyub, dan kondusif.

Baca juga: Baliho Bertebaran Sebelum Masa Kampanye, Ketua KPU Bali ‘Semprot’ Peserta Pemilu


“Kita ini kan pesta demokrasi. Ini bukan kompetisi. Pesta itu kan sama-sama.”


Kegiatan ini kita awali dengan damai, bersama, dan kita harapkan pada pelaksaan juga damai. Selesainya juga damai,” tuturnya.


Disinggung soal kelompok pro politik identitas di Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra menerangkan pihaknya telah melakukan pemetaan.

Baca juga: Belum Panas tapi Mulai Menghangat, Jokowi Beber Suhu Politik Jelang Pemilu


Hingga kini, belum ditemukan adanya kelompok-kelompok yang berpotensi mengganggu kondusifitas Pemilu 2024 di Bali.


“Tidak ada yang menonjol. Sudah kita mapping, belum ada yang muncul. Jadi masih aman,” pungkas Kapolda Bali, Irjen Pol. Ida Bagus Kade Putra Narendra.


Terpisah, Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah Kapolda Bali guna menjaga kondusivitas Pemilu di Bali.


Pasalnya, KPU Bali disebut telah berencana menggelar kegiatan serupa. Namun, kegiatan itu direncanakan digelar menjelang masa kampanye.


“Saya sebagai penyelenggara tentu sangat senang. Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Kapolda ini untuk melakukan deklarasi. Kami sebenarnya ingin membuatnya saat mulai masa kampanye,” ungkap Agung Lidartawan usai kegiatan.


Agung Lidartawan berharap, deklarasi ini tak sekadar acara formalitas semata. Lebih jauh, deklarasi ini dapat benar-benar diimplementasikan selama Pemilu.


Adanya deklarasi ini, kata Agung Lidartawan, membuat tenang kondisi masyarakat Bali.


Hal ini lantaran adanya kesepahaman dan komitmen dari segenap unsur kepemiluan guna menciptakan Pemilu yang kondusif.


“Tentu deklarasi ini bukan sekadar untuk dibacakan atau ditandangani, tapi harus diimplementasikan.”

“Dengan adanya seperti ini, tentu masyarakat kita mulai tenang karena semua tujuannya sama, menjaga Pemilu ini apa adanya dan sesuai aturan mainnya,” pungkas Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved