Kecelakaan Bermain Flying Fish

Kecelakaan Saat Bermain Flying Fish, WNA Jepang Meninggal, Ditpolairud Polda Bali Periksa 6 Saksi!

Diketahui, Satoshi meninggal dunia usai terlibat kecelakaan saat mencoba wahana air Flying Fish di Water Sport Bali Coral, Tanjung Benoa, Bali

Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
(Tribun Bali/Ida Bagus Putu Mahendra)
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Bali AKBP James Rajagukguk saat ditemui Tribun Bali beberapa waktu lalu. Terbaru, pihaknya telah memeriksa 6 saksi buntut tewasnya WNA Jepang saat bermain Flying Fish. 

Kombes Pol Jansen menuturkan, Satoshi jatuh ke laut dengan posisi tengkurap dan tak sadarkan diri.

 

“Jatuh ke laut dalam posisi tengkurap dan tidak sadarkan diri,” imbuhnya. Satoshi dan sang anak kemudian dibawa ke darat dan segera diberi pertolongan awal oleh staf.

 

Pertolongan awal itu dilakukan dengan cara memompa dada. Namun, Satoshi tetap tak kunjung sadarkan diri.

 

Mereka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Surya Husada, Nusa Dua, Bali guna mendapat pertolongan lebih lanjut.

 

Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, kata Jansen, Satoshi telah dinyatakan meninggal dunia.

 

“Kemudian dibawa ke RS Surya Husada Nusa dua untuk tindakan pertolongan dilakukan oleh pihak rumah sakit, namun korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kabid Humas.

 

Jenazah Satoshi dibawa ke RS IGNG Ngoerah untuk dititipkan sementara.

 

“Kemudian jenazah dibawa dan dititipkan ke RS Sanglah, Denpasar,” pungkas Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali.

(*)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved