Berita Badung
Disperpa Badung Angkat Bicara Soal Harga Babi Turun, Perlu Duduk Bersama Dengan Pemangku Kebijakan
Disperpa Badung Angkat Bicara Masalah Harga Babi Turun, Sebut Perlu Duduk Bersama Dengan Pemangku Kebijakan
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
"Saat ini kami di daerah hanya terus berupaya untuk menjaga agar berbagai penyakit hewan dapat kita kendalikan dengan mempercepat vaksinasi PMK," imbuhnya.
Sementara, Ketua Gabungan Usaha Peternakan Babi Indonesia (GUPBI) Bali, I Ketut Hari Suyasa. Pihaknya mengaku semua peternak kecil kini mengeluh akan harga babi dan pakan babi yang tidak sebanding.
"Harga babi turun sudah terjadi dari sebelum hari raya Galungan. Namun kita berusaha menaikkan saat hari raya, agar para peternak bisa tersenyum lega," ucapnya.
Pihaknya mengaku harga babi kini masih dibawah angka rata-rata. Bahkan harga babi masih stagnan diangka Rp 30 ribu/kg sampai Rp 33 Ribu/Kg.
"Jauh dari harga normal atau kembali modal. Minimal dengan harga pakan naik, harga babi semestinya Rp 40 ribu/kg," ucap Suyasa. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.