Berita Jembrana
Jangan Mudah Percaya Program Kerja Ke Luar Negeri Biaya Murah, Disnaker Jembrana Edukasi Masyarakat
Disnaker Jembrana Edukasi Masyarakat Calon PMI, Jangan Segera Percaya Program Kerja Ke Luar Negeri Biaya Murah
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Fenty Lilian Ariani
Modusnya adalah tersangka inisial FY ini mengaku memiliki agen yang bisa memberangkatkan seseorang bekerja ke luar negeri yakni Jepang dengan biaya murah.
Setiap korban, diminta untuk membayar atau menyetor uang senilai Rp5 Juta untuk biaya dokumen.
Mereka yang setuju kemudian dijanjikan diberikan rana pinjaman dari perusahaan di tempat kerja di Jepang hingga Rp230 Juta.
"Tentunya kasus seperti ini menjadi perhatian khusus kita, Polri. Korban pertama ini merasa tertarik dengan program tersebut dan berharap anaknya bisa bekerja ke luar ngeri," ungkapnya didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Androyuan Elim serta Kanit IV, Iptu I Gusti Agung Kade Semara Putra kemarin.
AKBP Juliana melanjutkan, setelah mendaftarkan anaknya, saksi ini kemudian diminta mencari kandidat alias calon korban untuk mengikuti program ini.
Bahkan tersangka menjanjikan upah Rp2 Juta per calon korban. Hingga akhirnya total ada 35 orang calon korban yang tertipu dengan program tersebut.
Mengingat, setelah pembayaran uang muka tersebut, para calon justru tak mendapat pelatihan apalagi kejelasan terhadap program ini.
"Setelah membayar hingga beberapa bulan kedepan justru tak ada kejelasan dari tersangka kapan akan diberangkatkan bekerja ke Jepang," ungkapnya.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.