Tali Lift Putus di Ubud
Owner Ayu Terra Resort Ubud Dicecar 60 Pertanyaan di Polres Gianyar, Laporkan Kontraktor Ihwal Lift!
Usai tragedi lift maut yang merenggut 5 korban jiwa di Ayu Terra Resort Ubud 1 September 2023 lalu.
"Kami segala bukti chat ada. Satu sling itu saran kontraktor. Kami ingin upgrade karena bertambahnya room. Dia mengusulkan seperti Hanging Gardens, dengan satu sling, dia juga tunjukkan videonya," paparnya.
"Menurut kami, dia profesional. Di pelaksanaannya dengan janji 9 orang bisa mesin dengan slingnya satu sling. Saya sendiri masih waswas lalu dikirim video bahwa Hanging Gardens satu sling tidak ada masalah," sambungnya.
Linggawati akhirnya sepakat mempercayakan M sebagai kontraktor upgrade lift. Yang menjadi poin asalah pihak resort bukanlah profesional lift dan seluruh pengerjaan ada di tangan kontraktor.
Ia pun merasa tertipu dan rugi secara immateriil maupun materiil. "Saya merasa ditipu dengan kejadian 1 September kemarin. 5 orang tidak ada gejala apa terjadi musibah tersebut. Sangat kehilangan sekali," ujarnya.
Linggawati mengatakan, sejatinya lift tersebut masih terikat dengan kontraktor dan belum ada serah terima dari pihak kontraktor kepada pihak resort. "Pembayaran sampai sekarang belum selesai. Dia belum serah terima. Masih terikat kontraktor. Selesai kerja, baru serah terima," ujarnya.

Mengenai operasional yang dilakukan pihak resort sesuai arahan dari kontraktor M, bahwa lift sudah bisa digunakan karena sudah diganti mesin dan sling, meski rumah lift belum terpasang seutuhnya.
"Rumah liftnya belum dipasang secara utuh. Baru dipasang mesin dan sling. Semua baru mesin, panel kontrol dan lain-lain, kecuali rel. Arahan M sudah bisa dipakai," ujarnya.
Dengan nilai investasi mencapai ratusan juta rupiah owner mempercayakan upgrade tersebut kepada pihak M selalu profesional. Pihak resort yang bukan profesional mengaku tidak mengetahui mengenai hal teknis.
"Saya tidak memahami ketajaman tempat saya 30 derajat. Hanging gardens berapa derajat, saya tidak mengerti. Saya kerjasama dengan M karena figur yang profesional sesuai yang dia tunjukkan. M juga bilang dengan basic pengalaman dia satu sling, dia bilang nyawa saya akan saya pertaruhkan, tapi itu disampaikan lisan saja," beber Linggawati.
Disampaikan Linggawati, M sudah dihubungi saat ditelepon, bahkan selama ini apabila ada perbaikan hanya diserahkan melalui asisten atau teknisinya. Linggawati juga menampik dugaan penyusutan sling 10 persen saat upgrade, bahkan dirinya tidak pernah menyampaikan hal itu, selain untuk Upgrade.
Ditambahkan Linggawati, dirinya sudah melihat ke Labfor kepolisian slimg yang dipasang kontraktor M dengan sling sebelumnya saat dikerjakan E dengan 3 sling.
Linggawati mengaku sangat kehilangan 5 karyawannya yang sudah dianggap sebagai keluarga itu. Dia pun tak kuasa membendung air mata saat mengingat kejadian yang menimpa kelima karyawannya itu.
"Saya sangat kehilangan ke 5 anak saya, karyawan saya. Saya dengan karyawan sangat dekat. Kalau rugi materi saya harus tutup itu anggap saja Covid. Suatu waktu bisnis bisa begini, tapi kalau tentang nyawa, tidak bisa dihitung, tidak bisa dinilai," ucapnya.
Linggawati mengeklaim sangat memperhatikan hak-hak dari karyawannya, termasuk mendaftarkan BPJS, meskipun belum lama bekerja di resort miliknya. "Walaupun sebentar masuk sudah BPJS. Kedua, mendapatkan servis di luar UMP. Kalau mereka, sebelum kejadian ini, mereka betah karena kami memperhatikan hak-hak mereka," tuturnya.
Selanjutnya, mengenai nominal Rp 40 juta dari pihak resort untuk keluarga korban, Linggawati mengakui nominal tersebut bukan berasal darinya, melainkan kesepakatan tim dengan pihak keluarga.
"Dari pihak manajemen sekian puluh juta kemarin itu ada kesepakatan di meja. Bukan saya yang menentukan. Kalau BPJS itu dari pemerintah. Jadi ada tim untuk tanggung jawab perusahaan ke korban. Sekarang kami menuntut pihak kontraktor," ujarnya.
Linggawati pun tidak segan melawat ke rumah dan bertemu keluarga korban karyawannya. Di luar jadwalnya memenuhi panggilan kepolisian, Linggawati pasti menyempatkan menemui keluarga korban. "Saya baru datang ke beberapa karyawan bertemu dari pihak keluarga. Saya akan datang kalau tidak ada panggilan polisi, karena hubungan selama ini baik," ujarnya.
Sementara itu, resort yang sempat tutup bakal kembali buka secara bertahap setelah pembersihan, baik secara sekala maupun niskala kecuali yang masih tertutup police line. "Resort bertahap, bersih-bersih. Police line belum dibuka dan masih maintenance. Bicara kerugian tentu saya banyak merugi karena resort tutup, nama baik saya tercemar, dan banyak tamu dari luar negeri juga banyak yang tanya kepada saya ingin menginap," katanya.
Kontraktor lift Ayu Terra Resort Ubud, Mujiana buka suara atas laporan ke Polda Bali yang ditujukan padanya dari owner, Linggawati Utomo. Mujiana dilaporkan dengan pasal 378 atas dugaan tindak pidana penipuan.
Namun Mujiana juga mengeklaim, pihaknya tidak pernah memberi rekomendasi penggunaan lift tersebut karena pengerjaan belum finishing.

"Saya tidak menyarankan digunakan. Owner yang minta maksa. Alasannya karena okupansi penuh. Saya pekerja sebatas itu. Tidak bisa melarang ke owner mutlak," kata Mujiana saat dikonfirmasi awak media, Senin (11/9).
"Penipuan? Saya penipuan di mananya? Barang-barang saya taruh di situ. Saya belum dikasih waktu pemasangan. Kereta masih lama itu. Safety sling belum dipasang," imbuhnya.
Mujiana mengatakan, owner ingin menaikkan kapasitas, kecepatan dan meninggikan kereta lift karena ada noise pada sistem kereta yang lama dan penggunaan satu sling sesuai kesepakatan dengan owner.
"Sistemnya yang sama dengan yang lain, penggunaan slingnya satu. Dia minta itu, saya turuti. Saya tidak mengatakan (akan) fatal, karena belum selesai," tukasnya.
Ia pun menanggapi dingin laporan yang dialamatkan kepadanya. "Biarkan saja dulu laporannya," pungkas dia. (ian)
Ayu Terra Resort Ubud
Linggawati
Polres Gianyar
Ayu Terra Resort
tragedi lift maut
tali sling
Pemkab Gianyar
santunan
Sandiaga Uno
wisatawan
kecelakaan
penipuan
Kontraktor Lift Ayu Terra Resort Ubud Bali Kecewa, Mujiana Divonis 1 tahun 6 bulan |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Owner Ayu Terra Resort Bali Vincent Juwono di Sidang Hari Ini |
![]() |
---|
Alat Pendeteksi Owner Ayu Terra Ubud Terkoneksi Internet, Dipantau Kejari Gianyar dan Kejati Bali |
![]() |
---|
Berita Bali Terkini: Bos Ayuterra Jadi Tahanan Rumah, Ini Respon Keluarga Korban Lift Maut Gianyar |
![]() |
---|
UPDATE: Owner Ayu Terra Ubud Dipasangi Alat Pendeteksi dan Diawasi JPU, Tersangka Jadi Tahanan Rumah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.