Kemiskinan di Bali
GIANYAR Masuk Jajaran Kemiskinan Ekstrem di Bali, Simak Pendapat PJ Gubernur Bali dan Mangku Pastika
Sesuai arahan Presiden Jokowi, lanjut dia, kemiskinan ekstrem menjadi salah satu masalah prioritas yang harus diselesaikan para kepala daerah.
TRIBUN-BALI.COM - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Bali, Made Mangku Pastika mengatakan, untuk menangani kemiskinan ekstrem di Provinsi Bali harus diketahui data keluarga dengan nama dan alamat jelas (by name dan by address) yang masuk dalam kelompok tersebut.
"Setelah tahu by name, by address, lalu didatangi dan diverifikasi, betul tidak data itu? Data itu 'kan pasti dari BPS. Jadi tinggal dicari," kata Pastika yang juga mantan Gubernur Bali dua periode itu di Denpasar, Jumat (22/9).
Sebelumnya, berdasarkan data yang dikantongi Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, angka kemiskinan ekstrem di Provinsi Bali saat ini 0,54 persen yang terkonsentrasi di Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Karangasem. "0,54 persen itu berarti lebih dari 200 ribu orang. Ini jumlah yang cukup banyak," ucap Pastika.
Pastika berpandangan, sampai terjadi kemiskinan ekstrem, bisa jadi disebabkan karena selama ini masalah kemiskinan tersebut kurang menjadi program prioritas pemerintah daerah.
Oleh karena itu, kata dia, solusinya tentu persoalan kemiskinan ekstrem harus diperhatikan. Setelah tahu persis nama dan alamatnya, separah apa kemiskinannya, kemudian dicari parameter atau indikatornya mengapa disebut miskin ekstrem.
"Poin-poin itu yang harus ditangani. Kalau dulu, ada 14 parameter sehingga satu keluarga itu disebut miskin. Kalau dihapus saja 7, maka tinggal 7 lagi, ya sudah tidak masuk kategori miskin. Jadi sesungguhnya ini tidak sulit," ujar Pastika.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Gantung Cekeng-Penglipuran Ditunda
Baca juga: Penumpang Naik Tiga Kali Lipat, KSOP Sanur Minta Kapal Patroli Laut Ditambah

Mantan Kapolda Bali ini juga membuka diri jika pemerintah daerah ingin berdiskusi untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem. "Mungkin juga kalau perlu tim kami bisa bantu untuk ikut urun rembuk, di tengah kondisi keuangan daerah saat ini yang sangat terbatas (defisit anggaran-red)," ujarnya.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk lebih fokus memberikan bantuan kepada warga Bali yang masuk ke dalam kategori kemiskinan ekstrem.
"Saya meminta agar bantuan pemerintah yang ada lebih diprioritaskan kepada warga yang memang membutuhkan, mereka yang masuk ke dalam kategori kemiskinan ekstrem," kata Mahendra Jaya.
Sesuai arahan Presiden Jokowi, lanjut dia, kemiskinan ekstrem menjadi salah satu masalah prioritas yang harus diselesaikan para kepala daerah.
Ia mengatakan data yang benar akan mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem. Secara nasional saat ini Bali merupakan provinsi dengan kemiskinan terendah dengan angka 4,25 persen dan kemiskinan ekstrem 0,54 persen. Mahendra Jaya berharap bisa mengentaskan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen.
Seperti diberitakan, Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya menugaskan Pj Bupati Gianyar I Dewa Tagel Wirasa yang baru saja dilantik menggantikan I Made Mahayastra yang masa jabatannya berakhir untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem.
Pj Gubernur Bali menyampaikan arahannya, yang salah satunya mendukung program nasional yang menjadi atensi Presiden Jokowi yaitu pengentasan kemiskinan ekstrem, sedangkan Gianyar masuk dalam jajaran kabupaten dengan miskin ekstrem tertinggi di Bali.
“Untuk Kabupaten Gianyar, penuntasan kemiskinan ekstrem berdasarkan data BPS persentase penduduk miskin ekstremnya adalah 1,38 persen, sedangkan Bali 0,54 persen, artinya kemiskinan ekstrem di Gianyar lebih tinggi daripada rata-rata Provinsi Bali,” kata dia, di Denpasar, Rabu (20/9).
Tidak hanya kemiskinan ekstrem, Sang Made juga memotret angka kemiskinan secara umum di daerah tersebut yang juga ternyata lebih besar dari provinsi yaitu 4,7 persen, sedangkan tingkat provinsi 4,25 persen.
IRONI Pulau Bali, Surga Dunia Tak Menghampiri Wayan Budiasa, Istri Depresi, Sekolah Anak Hanya Mimpi |
![]() |
---|
Istri Wayan Budiasa Akhirnya Dirujuk ke RSJ Bangli, Dinsos hingga Satpol PP Turun Tangan |
![]() |
---|
ANGKA Kemiskinan di Bali 3,8 Persen, Pemprov Bali Buat Program Bedah Rumah Rp 100 Juta Per Unit |
![]() |
---|
GIANYAR Disebut Jadi Penyumbang Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sebut karena Duktang! Simak Beritanya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.