Berita Jembrana
Samapta Polres Jembrana Terjunkan Mobil Patroli dan Water Cannon, Salurkan Air Bersih ke Warga
Sejumlah wilayah di Jembrana masih terdampak kekeringan hingga mengakibatkan warga mengalami krisis air bersih.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sejumlah wilayah di Jembrana masih terdampak kekeringan hingga mengakibatkan warga mengalami krisis air bersih.
Hal ini tak hanya menjadi atensi Pemkab Jembrana, melainkan pihak kepolisian juga membantu penyaluran air.
Sedikitnya, ada 6.000 liter air bersih yang disalurkan ke warga Banjar Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Jembrana, Senin 30 Oktober 2023.
Baca juga: BPBD Karangasem Distribusikan 9 Ribu Liter Air Bersih ke Desa Tianyar Kubu
Di titik ini, sedikitnya ada sekitar 100 KK warga yang mengalami krisis air bersih.
Dalam kegiatan ini, Polres Jembrana melalui Satuan Samapta mengerahkan 5 personel dengan dua kendaraan.
Yakni kendaraan patroli Double Cabin dan Armored Water Cannon (AWC) untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Kemarau Panjang, Ribuan Liter Air Bersih Didistribusikan ke Seraya Timur Karangasem
Sebelum di Banjar Benel, Polres Jembrana juga telah menyalurkan air bersih ke warga di dua banjar di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya.
Kasat Samapta Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta mengatakan, sebagian wilayah di Jembrana mengalami dampak kekeringan yakni krisis air bersih.
Hari ini, pihaknya bersama personel Samapta Polres Jembrana kembali menyalurkan 6.000 liter air bersih kepada warga Banjar Benel, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya.
Baca juga: BPBD Siapkan Suplai Air Bersih Untuk Desa Siakin
"Sedikitnya ada sekitar 100 KK yang saat ini mengalami kekurangan air bersih akibat kemarau panjang. Kemarau dierparah el nino ini menyebabkan debit air di penampungan kecil, sehingga menyebabkan warga kekurangan air bersih," katanya.
Dia menyebutkan, dalam kegiatan penyaluran air bersih, pihaknya menggunakan kendaraan patroli Double Cabin dan Armored Water Cannon (AWC) untuk mendistribusikan air bersih.
Baca juga: Lima Titik Wilayah Jembrana Terdampak Kekeringan, 100 KK di Mendoyo Dauh Tukad Krisis Air Bersih
Diharapkan, warga yang membutuhkan air bersih bisa berkoordinasi dengan bhabinkamtibmas wilayah masing-masing untuk dikoordinasikan ke Polres Jembrana atau pihak terkait.
"Kami harap kondisi ini tidak berlarut-larut kedepannya dan segera turun hujan. Sehingga kondisi kekeringan yang berdampak ke krisis air bersih bisa diantisipasi," harapnya.
Sebelumnya, sejak bulan Agustus hingga akhir Oktober 2023, sedikitnya ada 13 titik wilayah dengan jumlah sekitar 1.648 warga yang mengalami krisis air bersih.
Adalah wilayah yang terdampak kekeringan musim kemarau diperparah fenomena El Nino. Dengan jumlah titik tersebut, sebanyak 386.900 liter air bersih telah disalurkan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.