Berita Klungkung
Dua Desa di Nusa Penida Belum Terlayani Air Bersih, Perumda Panca Mahottama Targetkan Tuntas 2024
Perumda Panca Mahottama Kabupaten Klungkung menargetkan pada 2024, seluruh desa di Kecamatan Nusa Penida terlayani air bersih.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Perumda Panca Mahottama Kabupaten Klungkung menargetkan pada 2024, seluruh desa di Kecamatan Nusa Penida terlayani air bersih.
Upaya ini diharapkan bisa terealisasi, setelah dilakukan optimalisasi sumber mata air Penida di Desa Sakti.
Direktur Perumda Panca Mahottama Klungkung I Nyoman Renin menjelaskan, tahun ini dilakukan optimalisasi sumber mata air Penida menjadi kapasitas 50 liter per detik.
Baca juga: Dewan Minta Pemkab Klungkung Upayakan Realisasi Rumah Deret Sesuai Usulan Awal
Dengan optimalisasi ini, nantinya sumber mata air Penida akan diarahkan untuk melayani air bersih ke Desa Klumpu, Desa Batumadeg, dan Desa Bungamekar yang sebelumnya dilayani dari sumber mata air Guyangan.
"Tiga desa tersebut sebelumnya dilayani dari sumber mata air Guyangan. Namun setelah optimaliasi rampung, tiga desa tersebut jadi dilayani dari sumber mata air Penida. Sehingga lebih continue nanti 24 jam dapat air," ujar Nyoman Renin, Selasa (31/10/2023).
Baca juga: Damkar Klungkung Tangani 60 Kebakaran hingga Oktober 2023, Korsleting Listrik Paling Menonjol
Dengan demikian, sumber mata air Guyangan akan dimaksimalkan untuk mengairi wilayah yang selama ini belum tersedia sambungan Perumda Panca Mahottama di wilayah timur Nusa Penida, seperti Desa Tanglad dan Desa Pejukutan.
Sumber mata air Penida akan mengairi wilayah Desa Batununggul, Desa Sakti, Desa Kampung Toyapakeh, Desa Klumpu, Desa Batumadeg, Desa Bungamekar, dan Desa Suana.
Baca juga: Kaur Keuangan Ditetapkan Tersangka Korupsi Uang APBDes Tusan Klungkung, Dipakai Main Judi Slot
Sementara sumber mata air Guyangan akan mengairi wilayah Desa Batumadeg, Desa Pejukutan, dan Desa Tanglad.
"Target kami tahun 2024, termasuk dua desa yang belum terlayani sambungan Perumda Panca Mahottama (Desa Pejukutan dan Tanglad) sudah clear. Dengan demikian, kalau sudah operasional semua desa di Nusa Penida sudah terlayani air bersih," jelas Renin.
Upaya ini juga untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan air bersih di Nusa Penida, setelah semakin berkembangnya industri pariwisata.
Baca juga: 10 Persen Tanah di Klungkung Tak Bersertifikat, Terbanyak di Nusa Penida, Kendala Batas Lahan
Penerapan konsep One Gate One Destination yang diwacanakan pemerintah di Nusa Penida, juga mengharuskan layananan infrastruktur air bersih yang memadai. (*)
Berita lainnya di Air Bersih
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.