Berita Jembrana

Saling Ancam dengan Sajam, Made Adnyana dan Gede Adhiyasa Jadi Tersangka, Paman dan Keponakan

Saling Ancam dengan Sajam, Made Adnyana dan Gede Adhiyasa Jadi Tersangka, Paman dan Keponakan

Istimewa
Saling Ancam dengan Sajam, Made Adnyana dan Gede Adhiyasa Jadi Tersangka, Paman dan Keponakan 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Dua orang warga Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana ditetapkan tersangka oleh Polsek Melaya, Jembrana.

Sebab, keduanya terlibat dalam cekcok yang berujung saling ancam dengan senjata tajam, Senin 30 Oktober 2023 kemarin.

Diduga, kata "Pak Dalang" oleh pelapor ke terlapor menjadi pemicu peristiwa tersebut tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh, dua orang warga yang masih kerabat tersebut adalah pelapor I Made Adnyana (58) dan terlapor I Gede Adhiyasa (70).

Baca juga: Astuti Tewas Ditebas Teman Dekat di Pantai Double Six Bali, Gusti Agung Prami Paramita Bersuara

Adhiyasa merupakan Anggota DPRD Jembrana Periode 1999/2004 silam.

Bermula dari I Gede Adhiyasa yang meminta daun asam lemo di sebuah kebun milik warga setempat di simpang tiga sebelah Utara KUD Catur Karya Usaha depan rumah Adnyana, Banjar Munduk Bayur, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya.

Saat sedang memetik daun dan mengambil buah yang jatuh, tiba-tiba datang Adnyana dan berkata kepada terlapor dengan sebutan "Pak Dalang". 

Baca juga: Nyawa Dwi Meilan Melayang, Petaka Terjadi Saat Agung Belokan Mobil ke Rumah Dinas

Bermula dari kata tersebut, kesalahpahaman pun terjadi.

Cekcok diantaranya keduanya kemudian terjadi, namun salah satunya memilih pulang ke rumahnya bersama istri (saksi). 

Tak sampai di sana, cekcok antara paman dan keponakannya tersebut berlanjut.

Adnyana sempat menghampiri Adhiyasa, namun Adhiyasa justru mengeluarkan kapak yang sebelumnya diselipkan di pinggang dan tertutup pakaian.

Adnyana yang melihat terlapor mengeluarkan sajam langsung berlari ke rumahnya.

Dikira bakal selesai, ternyata ia mengambil sebilah pisau panjang atau klewang.

Ketika keluar rumah, mereka kemudian berhadapan dengan jarak dua meter.

Namun, saat ditantang, Adhiyaksa memilih tak menanggapi dan memilih duduk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved