Berita Klungkung

Helatan Pasar Malam di Alun-alun Klungkung Dikeluhkan, Penyelenggara Diminta Rangkul Pedagang

Helatan Pasar Malam di Alun-alun Klungkung Dikeluhkan, Penyelenggara Diminta Rangkul Pedagang

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Para pedagang protes, dengan rencana digelarnya pasar malam di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe di Kota Semarapura, Minggu, 26 November 2023 

SEMARAPURA,TRIBUN-BALI.COM - Pemkab Klungkung melaksanakan rapat koordinasi, untuk menindaklanjuti keluhan para pedagang terkait rencana gelaran pasar malam di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe Klungkung, Senin, 27 November 2023.

Dalam rapat tersebut, Plt Bupati Klungkung Made Kasta minta pihak penyelenggara untuk merangkul para pedagang yang biasa berjualan di sekitar alun-alun.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri OPD (organisasi peranglat daerah) terkait seperti Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Satpol PP, hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung. Serta dihadiri oleh pihak pengelola.

"Pasar malam yang dimaksud itu, merupakan Pekan Raya Budaya (Prabu) Klungkung. Kami rakortaskan (rapat koordinasi terbatas), agar penyelengaraan nanti tidak ada permasalahan," ujar Made Kasta, Senin, 27 November 2023.

Made Kasta mengaku, permohonan izin dari helatan Prabu masih dalam tahap kajian dari OPD terkait.

Hasil kajian selanjutnya disampaikan ke Plt Bupati.

"Penekanan saya tadi, agar pedagang-pedagang yang biasa berjualan di sekitar Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe juga dirangkul," jelasnya.

Pihaknya mengaku tidak ingin membiarkan para pedagang terlantar, seperti yang dikeluhkan.

Made Kasta juga meminta penyelenggara untuk turun langsung ke para pedagang, memberikan sosialisasi agar para pedagang di seputaran Alun-alun Ida Agung Jambe tidak resah.

Baca juga: Viral : Dua Warga Penarungan, Mengwi Diteror Dengan Surat dan Berisi Peluru Kaliber Aktif


"Para pedagang belum mendapatkan informasi yang jelas. Para penyelenggara mengaku akan memberikan tempat bagi para pedagang untuk berjualan di Alun-alun secara gratis," ungkap Made Kasta.

Dalam rapat koordinasi tersebut, pihak penyelenggara juga diminta tidak melakukan aktivitas penggalian terhadap tanah ataupun merusak rumput di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe. 

"Intinya kami akan rangkul pedagang, untuk sama-sama ikut meramaikan," ujar Made Kasta.

Sementara anggota DPRD Klungkung Made Artison Andarawata mengatakan, jika penyelenggara pihak swasta, sebenarnya tidak ada aturan atau hak untuk melarang pedagang lainnya berjualan di luar alun-alun ketika pasar malam berlangsung.

“Karena menurut saya larangan hanya bisa dilakukan oleh pemerintah daerah,” ujar Artison.

Pihaknya segera akan berkoordiansi dengan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved