Berita Gianyar

Pendapatan Pajak di Gianyar Bali Sudah Capai Rp 1 Triliun Lebih

Dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,176 triliun, per Minggu ini, realisasinya sudah di angka Rp 1,088 triliun atau 93 persen. 

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Kartika Viktriani
Ist
Plt Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama. Pendapatan Pajak di Gianyar Bali Sudah Capai Rp 1 Triliun Lebih 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pajak daerah, menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gianyar.

Pajak tersebut mulai dari Pajak Hotel dan Restoran (PHR), Pajak Hiburan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan sebagainya.

Dalam APBD 2023, pendapatan pajak ini dirancang sebesar Rp 1,176 triliun. 

Plt Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, Minggu 17 Desember 2023 mengatakan, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,176 triliun, per Minggu ini, realisasinya sudah di angka Rp 1,088 triliun atau 93 persen. 

Pihaknya pun optimistis, hingga tutup buku pada 31 Desember 2023, pihaknya bisa mencapai target pendapatan pajak di angka 100 persen.

"Kita optimistis di penghujung tahun tercapai 100 persen," ujar Gusti Bem sapaannya.

Baca juga: Optimalkan Pajak, Usaha Beromset di Atas Rp5 Juta di Gianyar Kena Pajak

Pria yang juga menjabat Kepala Inspektorat Gianyar itu, mengungkapkan, dari sembilan pos pendapatan pajak, Pajak Hotel dan Restoran menjadi penyumbang tertinggi.

Bahkan, berdasarkan kalkulasi, pos ini mencatatkan pendapatan mencapai 120 persen atau melampaui target.

"PHR tertinggi, untuk nilai uangnya, untuk hotel saja sekitar Rp 467 miliar," ujar Bem.

Dengan kondisi tersebut, Bem mengatakan, Pemkab Gianyar akan lebih bergairah dalam menyambut tahun 2024.

Sebab, tahun ini merupakan kali pertama keuangan Gianyar sangat baik, pasca digempur pandemi covid-19.

"Tentunya, dengan pendapatan ini, program-program pemerintah tahun depan akan bisa berjalan dengan baik. Mulai dari biaya kesehatan gratis, pendidikan hingga infrastruktur. Sebab itu merupakan fokus kerja pemerintahan kita," ujar pejabat asal Desa Keramas itu. 

Ia mengajak pada setiap wajib pajak daerah, agar taat membayar pajak.

Sebab, pembayaran pajak tersebut akan kembali pada masyarakat, dalam bentuk infrastruktur dan fasilitas lainnya.

"Tentu kami akan selalu mengoptimalkan pendapatan pajak, dengan mencari wajib pajak yang belum terdata," tandasnya.

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved