Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

Kasus Laka dan Kriminal di Gianyar Naik Sepanjang 2023

Laka lantas pada 2023, menunjukkan data yang lebih tinggi dari 2022. Yakni, dari 824 kasus menjadi 992 kasus

Tayang:
Istimewa
Kasus laka lantas yang terjadi di tahun 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pertumbuhan ekonomi pasca pandemi covid-19 di Kabupaten Gianyar, Bali berjalan seiringan dengan kasus hukum.

Di mana sepanjang tahun 2023 kemarin, hampir semua kasus hukum di Gianyar naik dibandingkan tahun 2022.

Mulai dari tidak kriminal hingga kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Dishub Gianyar Siapkan 130 Personel Jaga Lalin Malam Tahun Baru


Berdasarkan data dihimpun di Mapolres Gianyar, 1 Januari 2023, disebutkan pulihnya ekonomi masyarakat, mengakibatkan mobilitas masyarakat di luar rumah cenderung tinggi.

Namun dari segi ketertiban lalu lintas, Satlantas Polres Gianyar mendata bahwa pada 2023 ada penurunan dibandingkan tahun 2022.

Yakni, dari 14.937 kasus turun menjadi 11.106 kasus.

Baca juga: IB Rai Dilantik Sebagai DPRD Gianyar Gantikan Mendiang Made Janji


Namun kondisi tersebut berbanding terbalik dengan kecelakaan lalu lintas. Sebab laka lantas pada 2023, menunjukkan data yang lebih tinggi dari 2022.

Yakni, dari 824 kasus menjadi 992 kasus. Kenaikan ini disumbang oleh kasus laka yang disebabkan out of control (OC).


Kapolres Gianyar, AKBP I Ketut Widiada membenarkan hal tersebut.

Baca juga: Dewan Gianyar Meradang Hibah Bansos Tak Cair, Gus Gaga Soroti OPD, Sekda Klaim Tak Tebang Pilih

Kata dia, OC terjadi karena beberapa hal, mulai dari pengendara mengabaikan kondisi kendaraan, seperti rem blong, kerusakan mesin dan sebagainya.

Serta, pengendara abai terhadap dirinya sendiri, seperti berkendara dalam kondisi mengantuk, mabuk, sakit, dan sebagainya.


 “Kasus out of control ini harus juga kami catat. Ini yang menjadi salah satu penyumbang peningkatan kasus kecelakaan lalulintas terti di Gianyar,” ujarnya.

Baca juga: Sekda Gianyar Bantah Ada Hibah Bansos Dewan Tak Cair


Terkait tren turunnya pelanggaran, AKBP Widiada menilai hal tersebut karena suksesnya sosialisasi oleh jajarannya ke masyarakat.

Sosialisasi itu, melalui baliho yang dipasang di temppat-tempat strategis dan datang langsung ke masyarakat, serta sekolah-sekolah untuk menekankan pentingnya taat aturan lalin.


"Soal kecelakaan lalulintas, sekarang ini kami masih berupaya keras menekan. Terutama mencegah kegiatan balap liar yang dilakukan anak-anak muda di Bypass Prof IB Mantra. Berdasarkan penelusuran kami, pelakukanya banyak dari luar Kabupaten Gianyar,” jelasnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved