Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

WNA Turki Ditembak di Bali

PR Besar Polda Bali Buntut Kasus WNA Meksiko dan Turki, Wisatawan Kok Bisa Bawa Senpi?

PR Besar Polda Bali Buntut Kasus WNA Meksiko dan Turki, Wisatawan Kok Bisa Bawa Senpi?

Tayang:
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Ki-Pelaku Penembakan WNA Turki di Mengwi tertangkap, dihadirkan pada konferensi pers, Selasa 30 Januari 2024. Ka - Tim Gegana Sat Brimob Polda Bali bersama Kapolsek Mengwi saat melakukan pencarian Senpi di Tumbak Bayuh pada Rabu 31 Januari 2024. 


Tak butuh waktu lama, 4 pelaku yang merupakan WNA Meksiko berhasil diringkus petugas gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Bali dan Polres Badung. 


3 pelaku ditangkap di kawasan perumahan di Ungasan sedangkan 1 pelaku yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dibekuk di Nganjuk, Jawa Timur. 


Disinggung mengenai dugaan konflik kelompok bisnis gelap di luar negeri, Brigjen Djuhandhani menyebut bahwa motif selain dugaan percobaan pembunuhan dan perampokan masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan. 


"Masih didalami oleh tim. Ini termasuk kasus menonjol karena korban dan pelaku WNA," ucap Djuhandhani dikonfirmasi Tribun bali, pada Kamis 1 Februari 2024. 


Menurutnya, pengungkapan kasus ini bukti Polri menjawab rasa kepercayaan publik dan menjadi sorotan dunia internasional karena pelaku dan korban sesama WNA sehingga harus segera diungkap. 

"Sehingga di Bali dia mencari kesempatan untuk melakukan perbuatan-perbuatan jahatnya, jadi niat itu selalu ada hubungan dengan tindakan," sambungnya. 

 

Ke depan, Prof Rai berharap agar lebih selektif dalam menerima kunjungan wisatawan, walaupun hal ini agak sulit dilakukan.


"Pihak berwenang harus selalu komunikasi lebih banyak dengan wisatawan negara asalnya melalui duta besarnya yang ada di negara kita," pungkasnya. 


Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyebutkan bahwa kasus penembakan Warga Negara Asing (WNA) Meksiko terhadap WNA Turki merupakan kasus yang menonjol sehingga Bareskrim Polri turun tangan mengungkap kasus ini.


Tak butuh waktu lama, 4 pelaku yang merupakan WNA Meksiko berhasil diringkus petugas gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Bali dan Polres Badung. 


3 pelaku ditangkap di kawasan perumahan di Ungasan sedangkan 1 pelaku yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dibekuk di Nganjuk, Jawa Timur. 


Disinggung mengenai dugaan konflik kelompok bisnis gelap di luar negeri, Brigjen Djuhandhani menyebut bahwa motif selain dugaan percobaan pembunuhan dan perampokan masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan. 


"Masih didalami oleh tim. Ini termasuk kasus menonjol karena korban dan pelaku WNA," ucap Djuhandhani dikonfirmasi Tribun bali, pada Kamis 1 Februari 2024. 


Menurutnya, pengungkapan kasus ini bukti Polri menjawab rasa kepercayaan publik dan menjadi sorotan dunia internasional karena pelaku dan korban sesama WNA sehingga harus segera diungkap. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved