WNA Turki Ditembak di Bali
PR Besar Polda Bali Buntut Kasus WNA Meksiko dan Turki, Wisatawan Kok Bisa Bawa Senpi?
PR Besar Polda Bali Buntut Kasus WNA Meksiko dan Turki, Wisatawan Kok Bisa Bawa Senpi?
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
Tak butuh waktu lama, 4 pelaku yang merupakan WNA Meksiko berhasil diringkus petugas gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Bali dan Polres Badung.
3 pelaku ditangkap di kawasan perumahan di Ungasan sedangkan 1 pelaku yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dibekuk di Nganjuk, Jawa Timur.
Disinggung mengenai dugaan konflik kelompok bisnis gelap di luar negeri, Brigjen Djuhandhani menyebut bahwa motif selain dugaan percobaan pembunuhan dan perampokan masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan.
"Masih didalami oleh tim. Ini termasuk kasus menonjol karena korban dan pelaku WNA," ucap Djuhandhani dikonfirmasi Tribun bali, pada Kamis 1 Februari 2024.
Menurutnya, pengungkapan kasus ini bukti Polri menjawab rasa kepercayaan publik dan menjadi sorotan dunia internasional karena pelaku dan korban sesama WNA sehingga harus segera diungkap.
"Sehingga di Bali dia mencari kesempatan untuk melakukan perbuatan-perbuatan jahatnya, jadi niat itu selalu ada hubungan dengan tindakan," sambungnya.
Ke depan, Prof Rai berharap agar lebih selektif dalam menerima kunjungan wisatawan, walaupun hal ini agak sulit dilakukan.
"Pihak berwenang harus selalu komunikasi lebih banyak dengan wisatawan negara asalnya melalui duta besarnya yang ada di negara kita," pungkasnya.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyebutkan bahwa kasus penembakan Warga Negara Asing (WNA) Meksiko terhadap WNA Turki merupakan kasus yang menonjol sehingga Bareskrim Polri turun tangan mengungkap kasus ini.
Tak butuh waktu lama, 4 pelaku yang merupakan WNA Meksiko berhasil diringkus petugas gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Bali dan Polres Badung.
3 pelaku ditangkap di kawasan perumahan di Ungasan sedangkan 1 pelaku yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dibekuk di Nganjuk, Jawa Timur.
Disinggung mengenai dugaan konflik kelompok bisnis gelap di luar negeri, Brigjen Djuhandhani menyebut bahwa motif selain dugaan percobaan pembunuhan dan perampokan masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan.
"Masih didalami oleh tim. Ini termasuk kasus menonjol karena korban dan pelaku WNA," ucap Djuhandhani dikonfirmasi Tribun bali, pada Kamis 1 Februari 2024.
Menurutnya, pengungkapan kasus ini bukti Polri menjawab rasa kepercayaan publik dan menjadi sorotan dunia internasional karena pelaku dan korban sesama WNA sehingga harus segera diungkap.
| Dirtipidum Ungkap Alasan Bareskrim Campur Tangan Kasus Penembakan WNA Turki di Bali |
|
|---|
| BREAKING NEWS: DPO Penembakan WNA Turki Tiba di Bali, Polisi Temukan 1 Pucuk Senjata Api |
|
|---|
| Motif Sicairos Tembak WNA Turki di Bali: Lakukan Survey Lokasi hingga Terancam 15 Tahun Penjara |
|
|---|
| Pelaku Penembakan WNA Turki di Bali Ditangkap di Nganjuk, Terungkap Modus Kejatahan WNA Meksiko Itu |
|
|---|
| Mabes Polri Soroti Kasus Geng Sicairos Penembak WNA Turki di Bali, Pelaku & Korban Tak Kooperatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penembakan-wna-turki-dan-penemuan-senjata.jpg)