Berita Badung
Badung Buang 250 Ton Per Hari ke Suwung, Pantai Kedonganan Pernah Sumbang 100 Ton Sampah Plastik
Penanganan sampah di Badung untuk dikelola secara mandiri terkesan hanya wacana. Bagaimana tidak, sampai saat ini Badung masih tetap membuang sampah
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tiap Hari Badung Buang 250 Ton Sampah ke Suwung, Pantai Kedonganan Pernah Sumbang Sampah 100 Ton
TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Penanganan sampah di Badung untuk dikelola secara mandiri terkesan hanya wacana.
Bagaimana tidak, sampai saat ini Badung masih tetap membuang sampahnya ke TPA Suwung Denpasar.
Baca juga: Banjir Melanda Jalan Gunung Salak Denpasar, Air Kiriman dan Sumbatan Sampah Jadi Penyebab
Padahal Pemkab Badung dari dulu gembar-gembor akan menuntaskan masalah sampah dari sumbernya.
Mirisnya lagi, setiap harinya Badung bisa membuang 250 ton sampah ke TPA Suwung.
Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLHK Badung, AA Gede Agung Dalem yang dikonfirmasi, Jumat (29/3/2024) tidak menampik hal tersebut.
Baca juga: Penyampaian LKPJ Bupati Klungkung 2024, Akui Masalah Penanganan Sampah Belum Optimal
Pihaknya mengaku jika sampai saat ini Badung masih membuang sampah ke TPA Suwung.
"Iya saat ini Badung masih membuang sampah ke TPA Suwung. Namun tidak semua," ujar AA Gede Agung Dalem.
Pihaknya menyebutkan, jika sampah residu sebagian besar dibuang ke TPA Suwung.
Baca juga: 100 Ton Sampah Plastik Kepung Pantai di Badung, Pembuangan Hanya Bisa ke TPA Suwung
Kendati demikian, beberapa sampah juga diolah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) yang ada di setiap desa.
"Jadi tidak semua sampah dibuang ke TPA Suwung. Karena ada sebagian sudah diolah langsung di masing-masing desa," ucapnya.
Kendati demikian, pihaknya mengakui, rata-rata Badung menghasilkan 534 ton sampah setiap harinya. Dari ratusan sampah itu yang dibuang ke TPA Suwung sebanyak 250 ton sampah.
Baca juga: Alat Berat Rusak, Pembuangan Sampah ke TPA Temesi Gianyar Distop Sementara
"Jadi hampir setengah kita membuang sampah ke TPA Suwung. Karena Badung belum bisa mengolah sampahnya semua," jelasnya.
Disinggung mengenai TPST yang ada saat ini belum maksimal. Hanya saja TPST itu kewenangannya ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR).
"PUPR Yang punya kewenangan terkait TPST. Jadi kalau berbicara jadi membangun atau tidak, tanya ke PUPR," bebernya.
Baca juga: Sampah Organik Sisa Galungan Capai 15 Ton di Buleleng, Melanderat: Imbas dari Sosialisasi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.