Pilkada

PDIP Buka Pintu Koalisi Pilkada Serentak, Semua di Tangan Megawati, Rakernas Rumuskan Sikap Politik

Namun, Hasto mengingatkan bahwa keputusan PDIP berada di dalam atau di luar pemerintahan merupakan kebijakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

ISTIMEWA
Sikap Politik - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memimpin rapat konsolidasi partai di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (26/4). PDIP akan memutuskan sikap politik menyikapi pemerintahan baru nanti dalam Rakernas bulan depan.  

Dia mengatakan, kunci utama PDIP menghadapi Pilkada November mendatang adalah soliditas di seluruh jajaran partai.

Artinya, para elite harus solid. Dalam konteks itu, Hasto mengatakan, jangan sampai ada lagi pihak yang mengaku sahabat tetapi sebenarnya adalah pengkhianat.

"Karena ini ada yang mengaku sahabat, tapi malah mendemo kantor partai. Itu pengkhianat, bukan sahabat," tegas Hasto.

Dia juga mengingatkan bahwa akan ada beberapa proyek politik yang mencoba membelah soliditas PDIP melalui politik devide et impera. Oleh karena itu, semua kader harus solid dalam menghadapi Pilkada.

“Dalam Pilkada pasti ada yang namanya vested interest, ada kepentingan-kepentingan, bahkan kadang kepentingan orang per orang. Maka, akan ada upaya bagaimana mengganggu soliditas PDIP," ujar Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyampaikan satu poin terkait situasi demokrasi saat ini. Menurut dia, di dalam menghadapi keguncangan demokrasi yang terjadi saat ini, setiap kader harus selalu mengingat bahwa kebenaran ada di rakyat arus bawah.

“Sebab, nurani paling jernih itu ada di arus bawah. Karena itu belajar dari Pemilu, setiap kader harus tunjukkan watak sejatinya. Sebab, ujian itu adalah bukan ketika berjuang berusaha menjadi pemimpin, tapi ujian sebenarnya adalah ketika sudah memegang kekuasaan itu,” pungkas Hasto. (tribun network)

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved