Berita Bali

VIRAL Penari Joged & Pengibing Mangku Sudah Minta Maaf,  Sebut Diri Tak Sadar Saat Ngibing Jaruh

Mereka dipanggil untuk klarifikasi terkait viralnya video tersebut, sekaligus menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

ISTIMEWA
Oknum penari joged bumbung, dengan pengibing yang diduga oknum mangku bergoyang jaruh (erotis) menandatangani (teken) surat pernyataan dan meminta maaf kepada masyarakat Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, Bali - Oknum penari joged bumbung, dengan pengibing yang diduga oknum mangku bergoyang jaruh (erotis) menandatangani (teken) surat pernyataan dan meminta maaf kepada masyarakat Bali.

 

Oknum penari joged bumbung, inisial KAR asal Buleleng dengan oknum berinisial JD dari Bangli dipanggil Satpol PP Bali, Rabu 8 Mei 2024.

Mereka dipanggil untuk klarifikasi terkait viralnya video tersebut, sekaligus menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

 

Kasatpol PP, Dewa Nyoman Rai Dharmadi, mengungkapkan pemanggilan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait viralnya joged bumbung dan pengibing tersebut.

 

“Kami memanggil mereka untuk menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Karena hal yang dilakukan itu salah,” ungkapnya.

 

Baca juga: VIRAL Penari Joged & Pengibing Seorang Pemangku, Satpol PP Provinsi Bali Panggil Lalu Beri Edukasi

Baca juga: JOGED Tak Senonoh Diduga Dengan Pemangku Viral, Jadi Sorotan DPRD Bali Saat Rapat Paripurna

TAK SENONOH – Seorang pria mengenakan pakaian pemangku melakukan gerakan tak senonoh saat menari bersama seorang penari joged bumbung diduga di areal pura, baru-baru ini.
TAK SENONOH – Seorang pria mengenakan pakaian pemangku melakukan gerakan tak senonoh saat menari bersama seorang penari joged bumbung diduga di areal pura, baru-baru ini. (dok ist/tangkap layar instagram)

 

Dijelaskan, pemanggilan ini sekaligus edukasi kepada masyarakat agar tidak ikut-ikutan menari joged bumbung jaruh.

 

“Kadang-kadang oknum penari maupun masyarakat over acting untuk mendapatkan simpati, sehingga mengabaikan pakem-pakem dalam pertunjukan tarian joged bumbung,” jelasnya.

 

Ditegaskan, tari joged bumbung ini sudah masuk menjadi warisan budaya tak benda oleh Unesco.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved