WWF di Bali

Ini Daftar Rantis Lapis Baja & Alutsista TNI yang Dikirim ke Bali untuk Pengamanan World Water Forum

Puluhan Kendaraan Taktis (Rantis) lapis baja beserta motor kawal listrik milik TNI tiba di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ady Sucipto
Istimewa
Kendaraan Lapis Baja - Puluhan Kendaraan Lapis Baja Dikirim ke Bali Untuk Pengamanan World Water Forum ke-10 

Kedatangan VVIP (Kepala Negara/Kepala Pemerintahan), VIP (Menteri dan setingkatnya), dan delegasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sudah diatur alur atau flow-nya sedemikian rupa agar tidak mengganggu penumpang reguler.

"Sudah kita atur untuk kedatangan-kedatangan para delegasi tersebut kalau sampai Kepala Negara itu datang dengan menggunakan penerbangan komersial sudah kita atur-alurnya," kata Agustinus.

Imigrasi Ngurah Rai akan menyiapkan jalur khusus bagi delegasi WWF dengan tiga konter keimigrasian di terminal kedatangan internasional.

Perlakuan terhadap VVIP dan VIP peserta WWF yang menggunakan penerbangan komersial akan dijemput lalu diantar ke gedung VVIP atau VIP melalui airside.

Hal tersebut juga dilakukan saat VVIP dan VIP peserta KTT AIS Forum pada 2023 lalu.

"Nanti akan dilakukan penjemputan di airside kemudian kita antar ke ruang VVIP ataupun VIP bandara," ucap Agustinus.

Disinggung sudah berapa Kepala Negara yang konfirmasi menghadiri World Water Forum ke-10 di Bali, pihaknya mendapatkan informasi baru ada lima Kepala Negara yang akan hadir.

"Informasi yang kita dapat sampai saat ini sudah lima kepala negara, selain Presiden Jokowi yang akan hadir, ada Kepala Negara dari Timor Leste, Fiji, Srilanka, Tajikistan dan mantan Presiden Hungaria. Semuanya sampai saat ini informasinya menggunakan pesawat komersial," papar Agustinus.

Kedatangan delegasi banyak menggunakan pesawat komersial ini tidak banyak berdampak terhadap lalu lintas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Namun jika nanti ada yang menggunakan pesawat pribadi ataupun pesawat kenegaraan akan diatur untuk slot time-nya.

"Kalau pesawatnya nanti dinyatakan sebagai pesawat VVIP akan jadi prioritas untuk landing. Nanti itu akan berpengaruh terhadap pengaturan slot time yang akan mendarat di Bandara Ngurah Rai," jelas Agustinus.

Selama penyelenggaraan World Water Forum ke-10, pihaknya telah meminta Angkasa Pura I selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali untuk menyiapkan parking stand khusus.

"Parking stand khusus kita sudah siapkan, dari 62 parking stand yang ada di Bandara Ngurah Rai kita menyediakan 10 hingga 13 parking stand khusus selama WWF berlangsung. Tapi nanti akan kita lihat lagi dari jumlah peserta yang akan hadir," tambahnya.

Selain menyiapkan parking stand khusus, pihaknya juga menyiapkan bandara terdekat dari Bali untuk tempat parkir dan tempat menginap pesawat VVIP jika di Bandara Ngurah Rai tidak memadai.

"Jika nanti banyak Kepala Negara peserta WWF hadir menggunakan pesawat kenegaraan ataupun pesawat pribadi dan di bandara Ngurah Rai tidak cukup kita siapkan bandara terdekat. Bandara yang disiapkan diantaranya Lombok, Surabaya, Banyuwangi, Makassar dan Labuan Bajo," papar Agustinus. (zae/ian)

>>> baca berita terkait <<< 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved