Berita Klungkung
PESAN PILU Mendiang Gede Suteja Pada ke Sang Adik Sebelum Meninggal Dunia, Tolong Jaga Ibu!
Pasca ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi di wilayah Dawan Kelod, kepolisian sempat meminta keterangan adik dari Gede Suteja.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Tragedi penemuan jasad pria yang mengapung, di aliran irigasi di Desa Dawan Kelod, Klungkung, Bali, Selasa (21/5/2024) sore, diketahui sebagai I Gede Suteja Agus Putra (29) asal Banjar Patus, Desa Gunaksa.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Gede Suteja sempat mengirim pesan whatapps ke adiknya.
Pasca ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi di wilayah Dawan Kelod, kepolisian sempat meminta keterangan adik dari Gede Suteja. Dikatakan Gede Suteja tidak ada riwayat sakit.
Serta sebelum ditemukan meninggal dunia, Gede Suteja sempat mengirim pesan whatapps ke adiknya.
Baca juga: JASAD Gede Suteja Mengapung, Diduga Minum Cairan Potasium Sebelum Hanyut, Polisi Koordinasi Autopsi!
Baca juga: TEWAS Saat Surfing di Pantai Yeh Sumbul, Surfer Muda Asal Medewi Sempat Dirawat Setelah Tenggelam

"Sekitar Pukul 13.22 Wita, korban sempat mengirim pesan WA ke adiknya," ungkap Kapolsek Dawan, AKP I Komang Susiawan, Selasa (12/5/2024).
Intinya pesan itu, Gede Sutedja meminta adiknya untuk merawat sang ibu. Ia meminta adiknya merawat ibu tirinya, dan menganggapnya seperti ibu kandung sendiri.
"Kami belum bisa simpulkan apakah ini kasus bunuh diri atau tidak. Kami masih lidik kasus ini. Untuk autopsi, kami masih koordinasi dengan kepolisian," ungkap Susiawan.
Kepolisian sempat menelusuri aliran irigasi tersebut. Tepatnya di wilayah Subak Gunaksa, yang berjarak sekitar 1 Km dari lokasi ditemukannya jenazah, ditemukan barang-barang milik korban.
Seperti dompet yang berisi kartu identitas, handphone, rokok, hingga kwitansi peminjaman gadai mobil yang ditandatangani oleh Gede Suteja.
"Serta ada juga kami temukan botol minuman air mineral, yang berisi cairan yang kami duga air keras atau Potasium," ujar Komang Susiawan.
Komang Susiawan juga mengatakan, hasil pemeriksaan dokter RSUD Klungkung menyatakan tidak ada tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban.
Hanya saja ditemukan luka robek dan lecet yang diduga karena benturan pada saat hanyut.
"Kuat dugaan diduga meninggal karena tenggelam saat hanyut. Namun ditemukan botol berisi air keras atau Potasium di dekat barang-barang milik korban (Gede Suteja). Sebagian cairan itu diduga sudah diminum oleh korban," ungkap Komang Susiawan.(mit)
Sampan Barang Tenggelam di Kusamba, Kerugian Rp1 Miliar, BPBD Ingatkan Potensi Ombak Tinggi |
![]() |
---|
Detik-Detik Sampan Pecah di Kusamba Klungkung, Ombak Setinggi 4 M Menghantam, Sampan Pecah Jadi 2 |
![]() |
---|
DRAMATIS! Sampan Pecah Dihantam Ombak di Kusamba Klungkung, ABK Hingga Buruh Terjun ke Laut |
![]() |
---|
Sekda Klungkung Bali Lantik Pejabat Fungsional Humas, Tekankan Pentingnya Disiplin |
![]() |
---|
Waspada Demam Tinggi Disertai Ruam, 11 Kasus Suspect Campak di Klungkung Diperiksa di BLK Surabaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.