Tragedi di Jembatan Bangkung

KORBAN Ulah Pati Jembatan Bangkung Kurang Mampu, PJ Gubernur Bali Beri Bantuan, Ini Cara Donasi!

Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Putu Kariaman mengatakan, bantuan ini diberikan oleh Pj Gubernur Bali untuk membantu biaya upacara Pitra Yadnya

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
 Ratu Ayu Astri Desiani/Tribun Bali
Foto semasa hidup Ketut Sutama (23) dan Putu Yasa Sari Dana (5). Pj Gubernur Bali beri bantuan dana. Simak open donasi untuk membantu keluarga korban ulah pati. 

Saat dikonfirmasi, Ary Ulangun membenarkan kondisi keluarga Ketut S dan Putu Y yang merupakan yatim piatu.

Diduga, kakak beradik ini memilih jalan mengakhiri hidupnya karena faktor ekonomi.

“Ketut merupakan tulang punggung keluarga, kakak pertamanya yang perempuan kondisinya kurang sehat,” ujarnya.

Namun pihak keluarga kebingungan untuk biaya pemakaman serta prosesi untuk mengurus jenazah. Keluarga pun meminta untuk dibantu agar bisa dicarikan biaya pemakaman kakak beradik Ketut S dan Putu Y.

Jika ada yang berkenan membantu bisa donasi lewat @10ribumimpi di REK BRI 475801025376530
YAYASAN SEPULUH RIBU MIMPI. Atau via OVO / DANA 085942890333.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma, membenarkan adanya dua warga meninggal dunia di Jembatan Bangkung, Desa Pelaga.

Hanya saja pihaknya tidak berani membeberkan kronologi pasti, karena masih evakuasi.

"Petugas masih di TKP, nanti diinfokan selanjutnya,” ujarnya. Hingga malam tadi, petugas memang masih melakukan proses evakuasi.

Petugas cukup sulit dan memakan waktu untuk melakukan evakuasi. Pasalnya untuk turun ke bawah jembatan membutuhkan waktu dan jalannya yang sulit.

"Jasad yang ditemukan dua orang laki-laki. Sampai malam tadi evakuasi di bawah jembatan. Yang meninggal kakak beradik yatim piatu," terang seorang petugas kepolisian di Polres Badung.

 

(*)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved