Pilgub Bali
Letjen Nyoman Cantiasa dan De Gadjah Digadang-gadang Jelang Pilgub Bali, Nasib Rai Mantra?
Letjen Nyoman Cantiasa dan De Gadjah Digadang-gadang Jelang Pilgub Bali, Nasib Rai Mantra?
Penulis: Ida Bagus Putu Mahendra | Editor: Aloisius H Manggol
“Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang akan dicalonkan atau didukung oleh peserta rapat dalam pelaksanaan kontestasi Pilkada 2024 Provinsi Bali adalah pasangan calon yang didukung oleh Presiden Jokowi dan Presiden terpilih Prabowo Subianto,” jelasnya.
Kendati demikian, De Gadjah yang mewakili KIM mengaku siap mendukung keputusan pusat bila nantinya terjadi perubahan.
Disinggung soal komunikasinya dengan Rai Mantra, De Gadjah mengaku telah menjalin komunikasi.
Bahkan, secara tersirat Rai Mantra disebut siap menerima keputusan dari Jokowi dan Prabowo.
“Sudah. Beliau kan sudah perintah dari Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Beliau siap,” ujarnya.
Tak hanya pada Pilgub Bali, KIM yang kini juga diisi oleh NasDem dan PKB itu akan melanjutkan koalisinya hingga ke Pilkada Kabupaten/Kota se-Bali.
Hal tersebut dilakukan guna mengawal keputusan pemerintah pusat hingga ke tingkat daerah demi terciptanya kebermanfaatan masyarakat Bali.
“Para peserta rapat, sepakat berkoalisi sebagai kepanjangan tangan koalisi di pusat dengan tujuan untuk mengawal setiap keputusan pemerintah pusat, dapat tercapai dengan baik.”
“Melalui kebijaksanaan pemerintah daerah sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat Bali,” ungkapnya.
Disinggung soal Pilkada Kabupaten/Kota se-Bali, De Gadjah menerangkan bahwa KIM sepakat hanya mengusung satu Paslon.
Sehingga, tidak mencalonkan dan tidak mendukung Paslon yang di luar keputusan koalisi “jumbo” itu.
“Para peserta rapat sepakat hanya akan mencalonkan 1 pasangan bakal calon bupati dan walikota dalam kontestasi pemilihan kepala daerah 2024 pada masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Bali.”
“Para peserta rapat sepakat untuk tidak mencalonkan dan tidak mendukung pasangan bakal calon di luar keputusan koalisi,” pungkasnya.
Diketahui, kesepakatan ini terbentuk usai KIM yang kini ditambah NasDem dan PKB memggelar rapat koalisi.
Usai mencapai kesepakatan, hal tersebut diperkuat dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman.
Adapun para peserta rapat yang hadir yakni dari partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PSI, NasDem, PKB, dan Garuda.
Sementara Parpol sisanya dikatakan berhalangan hadir. (*)
LEGOWO, Tim Mulia-PAS Tak Lakukan Gugatan ke MK, Beri Catatan Terkait Tingginya Golput |
![]() |
---|
3 Survei Terbaru Pilgub Bali, Siapa Lebih Kuat Mulia-PAS vs Koster-Giri? Peradah Menangkan De Gadjah |
![]() |
---|
LKPP Peradah Rilis Hasil Polling Pilgub Bali 2024, Mulia-PAS dan Koster-Giri Bersaing Ketat |
![]() |
---|
Paslon 01 Berhalangan Hadir, Dialog Kebangsaan Undiknas Batal Digelar |
![]() |
---|
Di Sela Kampanye di Buleleng, Mulia-PAS Uji Coba Program Makan Siang ke Siswa SMK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.