Anggota DPRD Klungkung Meninggal

Anggota DPRD Klungkung Made Wibawa Meninggal Dunia, Nengah Mudiana Kehilangan Sosok yang Loyal

Menurut Juliarta, Made Wibawa sekitar 20 hari dirawat di RSUP Prof Ngeorah karena sakit komplikasi yang dideritanya.

istimewa
Anggota DPRD Klungkung dari Fraksi Gerindra, I Made Wibawa - Anggota DPRD Klungkung Made Wibawa Meninggal Dunia, Nengah Mudiana Kehilangan Sosok yang Loyal 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Anggota DPRD Klungkung dari Fraksi Gerindra, I Made Wibawa (55) berpulang, Senin 15 Juli 2024.

Politisi asal Desa Pesinggahan itu informasinya meninggal dunia, setelah sekitar 20 hari mendapatkan perawatan di RSUP Prof Ngoerah, Denpasar, Bali.

"Saya mendapat telepon rekan kami, Made Wibawa berpulang. Informasinya meninggal tadi pagi," ujar Anggota DPRD Provinsi Bali, I Ketut Juliarta, Senin 15 Juli 2024.

Menurut Juliarta, Made Wibawa sekitar 20 hari dirawat di RSUP Prof Ngeorah karena sakit komplikasi yang dideritanya.

Baca juga: Anggota DPRD Klungkung Made Wibawa Meninggal Usai Berjuang Melawan Sakit yang Dideritanya

Made Wibawa merupakan anggota DPRD Klungkung periode 2019-2024 dari Fraksi Gerindra.

Ia dilantik sebagai anggota dewan PAW (pengganti antar waktu) Nyoman Martini, yang meninggal dunia karena sakit pada 2020.

Pada Kamis 11 Juli 2024, Made Wibawa yang lahir 1969 itu sudah sempat pulang karena kondisinya membaik.

Namun Minggu 14 Juli 2024, sakitnya kambuh dan dibawa langsung ke RSUD Klungkung.

"Informasinya jenazah masih di RSUD Klungkung," jelas Juliarta.

Berpulangnya Made Wibawa meninggalkan duka mendalam bagi sahabat dan keluarga.

Di mata sahabat, politikus asal Dusun Pundukdawa, Desa Pesinggahan itu merupakan sosok pendiam, namun sangat loyal dengan partai.

Seperti yang diungkapkan Nengah Mudiana, yang merupakan rekan satu partai dengan Made Wibawa. Bahkan Mudiana dan Wibawa sangat dekat karena sama-sama duduk di Komisi III DPRD Klungkung.

"Beliau teman yang baik, bahkan kami sudah seperti saudara sendiri. Kami lebih banyak berbicara masalah konstituen," ungkap Nengah Mudiana, Senin 15 Juli 2024.

Mudiana mengenang Wibawa sebagai sosok pendiam dan jarang bicara.

Namun ia sangat loyal dengan partai. Wibawa memegang teguh rahasia yang bersifat pribadi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved