Berita Bali

PASCA Golose, Pucuk Polda Dirasa Belum Efektif Jaga Bali, Harapan ke Kapolda Baru, Ini Kata BEM Unud

Pergantian pucuk pimpinan Polda Bali turut menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat, salah satunya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unud.

Humas Polda Bali
Harapan baru tersemat dengan dilantiknya Irjen Pol Daniel Adityajaya SH SIK MSi sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali untuk menyelesaikan problematika keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata. 

TRIBUN-BALI.COM - Harapan baru tersemat dengan dilantiknya Irjen Pol Daniel Adityajaya SH SIK MSi sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali untuk menyelesaikan problematika keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata.

Pergantian pucuk pimpinan Polda Bali turut menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat, salah satunya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana Bali. "Kami melihat ada beberapa kasus atau tugas yang harus diemban Kapolda Baru," kata Ketua BEM UNUD, Tresna saat dihubungi Tribun Bali, Kamis (1/8).

Dijelaskannya, dari tahun 2020 hingga sekarang kasus kriminalitas di Bali mengalami peningkatan yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Perwira Tinggi asal Surakarta ini menjadi garda terdepan menjaga keamanan Bali. Ketegasan bakal menjadi "senjata" utama Irjen Pol Daniel sebagai pemimpin dan pengayom masyarakat untuk memulihkan kondisi Bali lebih aman dan nyaman.

Berkaca dari kepemimpinan Petrus Reinhard Golose saat menjabat Kapolda Bali periode 2016-2020, mantan Kapolda Bali dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI ini dinilai sebagai pejabat polisi berprestasi.

Baca juga: 3 Celurit Dibeli Pelaku Niat Habisi Nyawa Mangku Tawan, Hubungan Asmara Diketahui Usai Sadap WA!

Baca juga: Dua Turis Asing Asal Miami Terseret Arus Saat Surfing di Pantai Segara Ayu Denpasar

Foto dokumen - Harapan baru tersemat dengan dilantiknya Irjen Pol Daniel Adityajaya SH SIK MSi sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali untuk menyelesaikan problematika keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata.
Foto dokumen - Harapan baru tersemat dengan dilantiknya Irjen Pol Daniel Adityajaya SH SIK MSi sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali untuk menyelesaikan problematika keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Dewata. (ISTIMEWA)

Golose menjaga keamanan Pulau Bali dari peredaran gelap narkotika hingga aksi-aksi premanisme. Jauh sebelumnya, nama Golose tersohor ketika mampu membekuk gembong teroris dr Azhari tahun 2005 silam.

Dua periode kepemimpinan Kapolda selepas Golose, yakni Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dan Irjen Pol Ida Bagus Kd Putra Narendra tingkat keamanan Bali cenderung berkurang dan aksi-aksi kriminalitas tumbuh.

"Banyak bermunculan berita kriminal, sekelompok geng kriminal, sindikat-sindikat kriminal sehingga membuat masyarakat Bali khawatir dan tidak nyaman. Ini menunjukkan pasca kepemimpinan Golose, pimpinan Polda belum terlalu efektif dalam mengatasi permasalahan sosial yang makin kompleks," ujarnya.

Kata Tresna, hal ini yang menjadi PR untuk dituntaskan Kapolda baru karena keamanan dan kenyaman masyarakat adalah komponen penting dalam keberhasilan pimpinan.

"Banyaknya oknum-oknum yang mencoreng nama Polda itu sendiri sehingga nama institusi semakin jelek di mata masyarakat, sehingga perlu diadakan pengawasan ketat supaya tiap insan dalam tetap menjaga nama baik institusi dan kembali menjadi kepercayaan masyarakat," jelasnya.

BEM Unud pun berharap dengan pimpinan baru Polda Bali dapat menyelesaikan berbagai permasalahan serta memberikan harapan bagi masyarakat Bali bahwa pulau "Surga" ini masih aman dan nyaman untuk ditinggali.

"Masih banyak lagi PR mesti diselesaikan Kapolda baru. Bali sekarang sedang dilanda rasa tidak aman. Bule bikin ulah, pencurian dan tindak kriminal di mana-mana, sindikat kejahatan internasional, serta hampir setiap hari terdapat berita yang membuat masyarakat Bali makin resah akan kondisi pulau tercinta," kata Tresna. (ian)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved