Pembacokan di Bangli
3 Celurit Dibeli Pelaku Niat Habisi Nyawa Mangku Tawan, Hubungan Asmara Diketahui Usai Sadap WA!
Kasatreskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Winangun, memaparkan pada bulan Maret 2024 terjadi perselisihan antara pelaku dan korban karena motif
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Tragedi pembunuhan terjadi di Kintamani, Bangli. Tragisnya kedua yang terlibat dalam kasus ini berasal dari Desa Songan, Kintamani, Bangli.
Tragedi berdarah ini dipicu karena masalah asmara, di mana pelaku cemburu karena istrinya diduga selingkuh dengan korban.
Hal itu kemudian membuat pelaku gelap mata, dan kemudian membunuh korban secara membabi buta dengan celurit.
Kasatreskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Winangun, memaparkan pada bulan Maret 2024 terjadi perselisihan antara pelaku dan korban karena motif cemburu.
Saat itu, kata dia, sudah dilakukan mediasi. Namun pelaku belum puas, sehingga merencanakan untuk menghabisi korban. "Pelaku memang sudah mempunyai niat membunuh korban sejak lama," ujar Winangun.
Baca juga: Niat Habisi Mangku Tawan Sudah Sejak Lama, Pelaku Pembacokan di Kintamani 3 Kali Beli Celurit
Baca juga: 6 Hari Sebelum Nyawa Mangku Tawan Melayang di Kintamani Bangli, Istri Pelaku Unggah Video ini

Dijelaskan, dalam melancarkan niatnya, pelaku sampai membeli celurit sebanyak tiga kali. Celurit pertama dibeli pada April 2024, dengan sistem COD senilai Rp1,2 juta.
Celurit ini batal digunakan karena terjatuh. Setelah itu, ia kembali membeli celurit, namun kembali batal digunakan karena terlalu berat.
Terakhir pada Juli atau sekitar lima hari lalu, pelaku kembali membeli celurit yang lebih kecil dari sebelumnya, dan akhirnya digunakan untuk menghabisi nyawa korban, Rabu 31 Juli 2024 malam kemarin.
Satreskrim Polres Bangli, Bali menggelar pers rilis terkait kasus pembacokan, yang dilakukan Ketut Murah Dana (47) asal Banjar Dalem, Desa Songan B, Kintamani pada korbannya I Ketut Sudiarta alias Mangku Tawan (45) asal Banjar Yeh Panes, Desa Songan A, Kintamani.
Rilis yang dipimpin Wakapolres Bangli, Kompol M Akbar Eka Putra Samosir, didampingi Kasatreskrim Polres Bangli, AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun, dan Kapolsek Kintamani, Kompol I Nengah Sukerna.
Terungkap dalam pengembangan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Bangli, bahwa pelaku pembacokan merupakan owner dari salah satu vila mewah di Kintamani dan pengelola rumah kosan.
Sementara korban merupakan seorang petani. Jro Evra yang merupakan istri pelaku atau pemicu persoalan ini, merupakan istri ketiga pelaku.
Waka Polres Bangli, Kompol Akbar menjelaskan bahwa hubungan tak harmonis antara pelaku dan korban sudah terjadi sejak lima bulan lalu.
Yakni akibat jalinan asmara antara korban dan istri pelaku yang bersama Jro Evra. "Pelaku dan korban tetanggaan. Dalam pendalaman yang dilakukan Satreskrim Polres Bangli, dari 3 handphone yang dikumpulkan sebagai barang bukti. Di situ memang ada chat hubungan spesial (korban dan istri pelaku)," ujar Wakapolres.

Mangku Tawan
pembacokan
Polres Bangli
meninggal dunia
Jro Evra
asmara
Desa Songan
Kintamani
selingkuh
celurit
Jero Evra Saksikan Rekonstruksi Pembunuhan Mangku Tawan, Pelaku Simpan Dendam Sejak Lama |
![]() |
---|
Jero Evra Saksikan Reka Adegan Suami Habisi Mangku Tawan di Bangli, Ungkap Fakta Ini |
![]() |
---|
DENDAM Suami Jro Evra, Korban Jalin Asmara dengan Istrinya, Rekonstruksi Pembunuhan Mangku Tawan! |
![]() |
---|
Rekonstruksi Pembunuhan di Bangli Hadirkan Jro Evra, Ketut Murah Tebas Belasan Kali Mangku Tawan |
![]() |
---|
Reskrim Polres Bangli Rekonstruksi Pembunuhan Mangku Tawan, Ada 27 Luka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.