Pilkada Bali 2024
KPU Klungkung Temui Kapolres, Mohon Pengamanan Pengiriman Logistik Pilkada ke Nusa Penida
Menurutnya Kabupaten Klungkung merupakan satu-satunya wilayah di Bali yang memiliki kepulauan yang wilayahnya terpisah dengan lautan.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Jajaran KPU menyambangi Polres Klungkung, Jumat 2 Agustus 2024.
Mereka bertemu langsung Kapolres AKBP Alfons W P Letsoin, untuk memohon bantuan pengamanan selama helatan Pilkada di Kabupaten Klungkung, Bali.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Klungkung I Ketut Sudiana dan jajarannya.
Diterima langsung Kapolres Klungkung AKBP Alfons W P Letsoin, Kabag Ops Kompol I Ketut Suastika, Kabag Log Kompol Nyoman Budiasa, dan Kasat Intelkam Polres Klungkung Akp I Nyoman Sukarma.
Baca juga: BEGINI Mekanisme Pengunduran Diri Wakil Bupati, Kaitan Ipat Jelang Pilkada 2024?
I Ketut Sudiana menyampaikan, pihaknya memohon pengamanan terkait rangkaian Pemilu di Kabupaten Klungkung. Khususnya terkait pergeseran logistik menuju Kecamatan Nusa Penida, Bali.
Menurutnya Kabupaten Klungkung merupakan satu-satunya wilayah di Bali yang memiliki kepulauan yang wilayahnya terpisah dengan lautan.
Sehingga pengiriman logistik harus menyeberang dari Klungkung daratan ke Pulau Nusa Penida menggunakan boat cepat, dan hal ini juga memicu kerawanan.
"Distribusi logistik Pemilu ke Nusa Penida menurut kami perlu pengawalan dan pengamanan. Ini mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan saat penyebrangan logistik pemilu melalui lautan," ungkap Ketut Sudiana.
Pihak KPU Klungkung juga telah melakukan peta kerawanan terkait Pilkada 2024 nanti.
Jadwal paling dekat, KPU Klungkung akan melakukan rapat koordinasi tentang pencalonan.
Khususnya di Klungkung, berpotensi maksimal ada 3 pasar calon.
Namun melihat dinamika politik, kemungkinan akan head to head.
Untuk pendaftaran calon, akan dilaksanakan pada tanggal 27-29 Agustus 2024 dan saat masa pendaftaran itu, pihak KPU Klungkung memohon bantuan pengamanan.
Karena dimungkinkan tim dari paslon akan mengerahkan massa saat pendaftaran.
"Kami juga edukasi jajaran mulai dari PPK sampai dengan KPPS, jika ada persoalan agar segera melapor. Sehingga tidak muncul persoalan baru dikemudian hari. Juga memberikan imbauan kepada para paslon tetap legowo dengan apapun keputusan final nantinya dan PPS agar jangan segan meminta pertolongan terhadap pihak keamanan apabila ada permasalahan," ungkapnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.