Berita Buleleng

ADU Jangkrik 2 Sepeda Motor di Buleleng Telan Korban Jiwa, Bocah 11 Tahun Meninggal Dunia

Kejadian kecelakaan tersebut, mengakibatkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun menjadi korban meninggal dunia. 

ISTIMEWA
Musibah kecelakaan adu jangkrik melibatkan Yamaha NMax DK 4317 UAZ yang dikendarai Gede Audy Pratama (22) asal Banjar Dinas Tengah Kelurahan Astina, Kecamatan Buleleng. Serta Yamaha Filano DK 2722 UBN yang dikendarai oleh Wayan Sarias Wijaya asal Banjar Dinas Bululada, Desa Selat, Kecamatan Sukasada.  

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Peristiwa kecelakaan kembali terjadi, di wilayah Kabupaten Buleleng. Kejadian kecelakaan tersebut, mengakibatkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun menjadi korban meninggal dunia

Informasi yang dihimpun, musibah kecelakaan terjadi pada hari Minggu (18/8/2024). Musibah tersebut terjadi di Jalan Dewa Putu Kerta kilometer 3.000, tepatnya di wilayah Kelurahan Pemaron, Kecamatan Buleleng. 

Musibah kecelakaan adu jangkrik melibatkan Yamaha NMax DK 4317 UAZ yang dikendarai Gede Audy Pratama (22) asal Banjar Dinas Tengah Kelurahan Astina, Kecamatan Buleleng.

Serta Yamaha Filano DK 2722 UBN yang dikendarai oleh Wayan Sarias Wijaya asal Banjar Dinas Bululada, Desa Selat, Kecamatan Sukasada. 

Baca juga: KASUS Penembakan Anggota DPRD Badung, I Nyoman Artawa Serahkan Ke Aparat Kepolisian

Baca juga: BATAL Kotak Kosong! Wayan Suyasa Siapkan Pengganti Disel Astawa, Maju Pilkada Badung 2024 vs PDIP

Ilustrasi kecelakaan  - Peristiwa kecelakaan kembali terjadi, di wilayah Kabupaten Buleleng. Kejadian kecelakaan tersebut, mengakibatkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun menjadi korban meninggal dunia. 
Ilustrasi kecelakaan - Peristiwa kecelakaan kembali terjadi, di wilayah Kabupaten Buleleng. Kejadian kecelakaan tersebut, mengakibatkan seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun menjadi korban meninggal dunia.  (tribun bali/dwisuputra)

Pada saat itu, Wayan Sarias membonceng istri dan anaknya. Istrinya yang bernama Luh Suseni (46) duduk di belakang, dan anaknya bernama Kadek Kenzie Wisena (11) duduk di depan.

Musibah kecelakaan berawal saat sepeda motor Yamaha N Max DK 4317 UAZ datang dari arah barat menuju ke timur. Audy yang diketahui merupakan anggota Polri itu mengambil haluan terlalu ke kanan.

Hingga setibanya di TKP, datang sepeda motor Yamaha Filano yang dikendarai Wayan Sarias dari arah berlawanan. Tragedi adu jangkrik pun tak dapat dihindarkan. Serpihan bagian kendaraan nampak berceceran di jalan. 

Pada data yang dihimpun Tribun-bali.com, Wayan Sarias nampak masih bisa terduduk. Sedangkan anaknya nampak terkapar di badan jalan dengan wajah berdarah. 

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu.

Dikatakan dia, peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.15 Wita. "Pasca musibah tersebut, masyarakat segera menghubungi Unit Laka Satlantas Polres Buleleng untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Seluruh korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Tiga orang mengalami luka-luka, sedangkan satu orang dinyatakan meninggal dunia

"Korban meninggal dunia yakni Kadek Kenzie, yang saat kejadian ia duduk di depan. Untuk korban Wayan Sarias saat ini masih dirawat di RSUD Buleleng, sementara istrinya sudah bisa pulang. Sedangkan lawannya (Gede Audy) masih dirawat di RS Paramasidhi Singaraja," ungkapnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved