Berita Jembrana

Tukang Ojek Curhat Maraknya Narkoba di Gilimanuk, Polres Jembrana Gelar Jumat Curhat

Polres Jembrana menggelar kegiatan Jumat Curhat" di Pelabuhan Gilimanuk, Jumat 6 September 2024.

Istimewa
Suasana saat pelaksanaan kegiatan program "Jumat Curhat" di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Jumat 6 September 2024. 

Tukang Ojek Curhat Maraknya Narkoba di Gilimanuk, Polres Jembrana Gelar Jumat Curhat

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Polres Jembrana menggelar kegiatan Jumat Curhat" di Pelabuhan Gilimanuk, Jumat 6 September 2024.

Kegiatan ini sebagai upaya mendekatkan polisi dengan masyarakat, khususnya tukang ojek.

Salah satunya adalah dengan mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi masyarakat.

Baca juga: Tembakan Bandar Narkoba Lukai Lengan Sandy! Pelaku Cemburu Pacarnya Digoda Mahasiswa Magang Bawaslu

Tatap muka ini merupakan bagian dari program MULIA (Modern, Unggul, Lugas, Inisiatif, dan Amanah).

Menariknya, pada kesempatan tatap muka tersebut salah satu tukang ojek menyampaikan mengenai maraknya peredaran narkoba di wilayah Gilimanuk kepada Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto.

Hal tersebut langsung direspon oleh kepolisian agar masyarakat juga aktif dan berperan dalam pemberantasan atau segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: Dua Paslon Pilkada Badung Tes Kesehatan, Adi Arnawa Istirahat Cukup, Suyasa Yakin Bersih Narkoba

Bahkan, masyarakat bakal diberikan reward jika berhasil memberikan informasi terkait. 

"Kami mohon peran aktif masyarakat untuk melaporkan segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan berjanji akan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang memberikan informasi penting terkait hal ini," kata AKBP Endang Purwanto.

Selain itu, perwira melati dua di pundak ini juga menekankan pentingnya keselamatan dalam berkendara, dengan mewajibkan penggunaan helm, baik bagi pengendara maupun penumpang.

Baca juga: GM Kabur Lompat Pagar Saat Disergap, Polres Buleleng Tambah Daftar DPO Narkoba

Di sisi lain, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga keamanan, terutama menjelang Pilkada yang akan datang pada 27 November 2024 ini.

"Sinergi antara masyarakat dengan pihak kepolisian untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan mereka dari berbagai potensi ancaman, termasuk narkoba sangat penting dilakukan," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved