Mantan Bupati Jembrana Meninggal Dunia
Misteri Tewasnya Eks Bupati Jembrana & Istri Kedua Menemui Titik Terang, Ini Beber Polisi
Teka-teki penyebab tewasnya pasangan suami istri Ida Bagus Ardana (84) dan istrinya Anak Agung Ayu Sri Wulan Trisna (64) yang juga mantan Bupati Jemb
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Teka-teki penyebab tewasnya pasangan suami istri Ida Bagus Ardana (84) dan istrinya Anak Agung Ayu Sri Wulan Trisna (64) yang juga mantan Bupati Jembrana ini mulai menemukan titik terang.
Tercatat sudah lebih dari 30 hari berlalu saat kedua korban ditemukan tak bernyawa dalam kondisi membusuk di kawasan Sesetan, Denpasar Selatan, kini terungkap fakta baru.
Ya, fakta baru dimaksud, yakni ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua pasutri tersebut.
Baca juga: Fakta Baru Kasus Tewasnya Mantan Bupati Jembrana, Tulang Rusuk Patah, Istri Tewas Dibekap
Temuan ini didasarkan dari rangkaian hasil pemeriksaan polisi, termasuk hasil autopsi yang baru-baru ini dibeberkan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Aviatus Panjaitan.
“Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan di TKP dan memeriksa keterangan 26 saksi, melakukan autopsi kedua jenazah, hingga mengirimkan sampel patologi anatomi dan laboratorium toksikologi. Saat ini Polresta Denpasar melalui Polsek Densel sedang mengembangkan dan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kombes Jansen, Jumat (13/9).
Kombes Jansen mengatakan, adapun perkembangan terbaru, telah didapatkan hasil autopsi kedua jenazah.
“Pada tubuh Ida Bagus Ardana yang didapati sudah membusuk, ditemukan luka-luka lecet, berupa lecet akibat tekanan, memar dan patah tulang yang diakibatkan oleh kekerasan benda tumpul,” paparnya.
Lalu dari pemeriksaan toksikologi ditemukan kafein dan kafsesin dengan lambung.
"Namun, dua temuan zat itu tidak menyebabkan kematian. Jadi bukan merupakan penyebab kematian," tambahnya.
Baca juga: HASIL Autopsi Ada Kekerasan pada Mantan Bupati Jembrana, Tulang Rusuk Patah & Istri Tewas Dibekap!
Kemudian pemeriksaan patologi anatomi pada Ida Bagus Ardana, ditemukan penyakit jantung koroner yang mempersempit lubang pembuluh darah antara 10 persen sampai dengan 95 persen.
Disimpulkan sementara, penyebab kematian Ida Bagus Ardana yang tidak wajar yaitu, diduga akibat kekerasan tumpul pada dada kanan yang mengakibatkan patah tulang, patah tulang iga ruas ketiga, ke empat dan kelima pada sisi kanan.
Sehingga, sejumlah luka itu menimbulkan memar pada bagian tengah dan bawah paru kanan.
Sedangkan hasil Autopsi terhadap jenazah Anak Agung Ayu Sri Wulan Trisna yang juga sudah membusuk, ditemukan luka-luka memar dan lecet akibat kekerasan tumpul pada bagian hidung dan bibir.
“Berdasarkan pola lukanya sesuai dengan luka memar pada peristiwa pembekapan. Jadi diduga terjadi peristiwa pembekapan, kemudian ditemukan juga tanda-tanda mati lemas," beber Kombes Jansen.
Baca juga: Pasutri Mantan Bupati Jembrana IB Ardana Tewas, Hasil Autopsi Istri Dibekap, Suami Rusuk Patah
Tidak ditemukan sebab kematian lain dari istri kedua mantan Bupati Jembrana periode 1980 1990 ini.
Polisi Belum Bisa Ungkap Pembunuh Pasutri Eks Bupati Jembrana, Petunjuk Sudah Ada, Soal Harta? |
![]() |
---|
BABAK Baru Kasus Tewasnya Pasutri Mantan Bupati Jembrana, Anak dan Keluarga Turut Diperiksa |
![]() |
---|
Fakta Baru Kasus Tewasnya Mantan Bupati Jembrana, Tulang Rusuk Patah, Istri Tewas Dibekap |
![]() |
---|
HASIL Autopsi Ada Kekerasan pada Mantan Bupati Jembrana, Tulang Rusuk Patah & Istri Tewas Dibekap! |
![]() |
---|
KEMATIAN Mantan Bupati Jembrana dan Istri Tak Wajar! Kabid Humas Polda Bali Sebut Bukan Karena Sakit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.