Tips Kesehatan

Selama 23 Tahun Jadi Korban NPD, Kartika Soeminar Speak Up Lewat Kampanye Broken But Unbroken

Pengusaha kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini perlahan bangkit menata mental dan kesehatan batinnya. 

tribun bali/ni luh putu Wahyuni Sari
Psikolog Kepeminatan Klinis, Dra. Retno IG Kusuma, M.Kes dan Kartika Soeminar selaku korban dari NPD - Selama 23 Tahun Jadi Korban NPD, Kartika Soeminar Speak Up Lewat Kampanye Broken But Unbroken 

“Seperti pemberian cinta yang sangat besar, tiba-tiba memberikan surprise dan hadiah setelah love bombing dan menikah kita dibuat bingung contohnya ada sebuah masalah yang jawabannya hanya ya atau tidak tapi ujungnya kita yang salah. Setelah itu manipulatif, bisa membesarkan cerita untuk mendapatkan simpati karena merasa menjadi korban,” ungkap Kartika. 

Kartika juga menjelaskan lingkungan pertemanan NPD sangat kecil, karena biasanya dengan lingkungan itu mereka menginginkan dukungan. 

Setahu Kartika sampai sekarang seorang NPD tidak merasa dirinya NPD dan tidak mau diajak terapi ke psikolog. 

“Selama 23 tahun cara saya menghindari, saya tidak melakukan apa yang dia mau. Contoh kecilnya damai saya mahal jadi selalu mengalah jadinya kita tidak self love. Lama-lama saya tidak memberikan apapun yang dia mau. Saya berusaha tidak banyak komunikasi juga,” tutupnya. 

Kumpulan Artikel Kesehatan

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved