Berita Buleleng
Surat Berharga hingga Uang Belasan Juta Hangus Terbakar di Munduk Buleleng
Namun sejam kemudian, tetangga sekitar bernama I Dewa Made Wis Edi Putra melihat kobaran api dari rumah Komang Suartana.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Komang Suartana, pria asal Dusun Munduk, Desa/Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng mengalami nasib apes. Pasalnya saat ia pergi melayat, rumah yang ditinggalkan mengalami kebakaran.
Celakanya kebakaran menghanguskan sejumlah surat berharga hingga uang tunai senilai Rp 13 juta.
Informasi yang dihimpun Tribun Bali, musibah kebakaran diketahui pada Rabu (2/10) sekitar pukul 20.30 Wita.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengungkapkan, peristiwa itu berawal saat Suartana meninggalkan rumah untuk melayat ke Desa Bestala, Kecamatan Seririt, Buleleng sekitar pukul 19.30 Wita.
“Korban mengatakan sebelum meninggalkan rumah, dupa yang dipakai sembahyang sudah sempat dimatikan oleh istrinya,” ucap Kasi Humas.
Baca juga: 2 Kapolsek dan Kasatlantas Polres Bangli Terima Promosi Jabatan, Simak Berita Selengkapnya
Baca juga: CATAT! Karya di Pura Pasar Agung, Pendakian Ditutup Sebulan
Namun sejam kemudian, tetangga sekitar bernama I Dewa Made Wis Edi Putra melihat kobaran api dari rumah Komang Suartana. Pihaknya pun segera memberitahu tetangga sekitar, hingga dilakukan upaya pemadaman bersama.
“Karena kobaran api cukup besar, masyarakat sekitar pun menghubungi pihak Damkar untuk membantu upaya pemadaman,” imbunnya.
Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar satu jam. Diakui tidak ada korban jiwa pada musibah itu. Namun Suartana mengalami kerugian materiil yang tidak sedikit.
“Dari hasil olah TKP, terdapat sejumlah barang yang ikut terbakar. Meliputi surat-surat berharga, uang tunai senilai Rp 13 juta, perhiasan, hingga peralatan rumah tangga,” tandasnya. (mer)
| Solusi Tekan Over Kapasitas, Pemkab Buleleng Siapkan SMPN 7 Tejakula Bali |
|
|---|
| Genjot Kemandirian Pangan, Pemkab Buleleng Salurkan Traktor ke Subak dan Bangun Irigasi |
|
|---|
| COPOT 3 Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama, Bupati Buleleng Sebut Sudah Tidak Bisa Dibina Lagi! |
|
|---|
| GAK Mampu Bayar Waitress, Susila Nekat Gadai Motor Sukedana, Alasan Beli Nasi, Berakhir Dipenjara! |
|
|---|
| Kasus Penggelapan Seret Perbekel di Buleleng Memanas, Pelapor Cabut Permohonan Damai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Polisi-saat-melakukan-olah-TKP-pasca-kebakaran-di-rumah-Komang-Suartana.jpg)