Berita Jembrana

Dinkes Klaim Stok VAR Aman, Jembrana Catat 3.792 Kasus Gigitan HPR

Dia berharap, ketika penanganan HPR di lapangan dengan maksimal, praktis kasus gigitan pada manusia juga akan menurun. 

ISTIMEWA
DISERANG ANJING - Petugas mengunjungi korban gigitan anjing di Banjar Delod Bale Agung, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin (21/10). 

Penanganan Sesuai SOP

Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr Made Dwipayana menegaskan, jika ada masyarakat yang digigit anjing atau Hewan Penular Rabies (HPR) lainnya agar segera melakukan langkah-langkah penanganan.

Di awal, masyarakat yang diserang HPR bisa mencuci luka dengan sabun di air mengalir minimal 10-15 menit lamanya. 

Kemudian, jika mengetahui bahwa HPR yang menyerang menunjukkan gejala rabies bahkan mati usai menyerang harus segera datang ke Faskes terdekat untuk mendapat layanan VAR. “Intinya jangan panik. 

Lakukan langkah penanganan awal dan dilarikan ke Faskes terdekat agar mendapat penanganan sesuai SOP yang berlaku dari petugas Kesehatan,” tegasnya. (mpa)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved