Berita Tabanan
Pamit Sembahyang, Desak Nyoman Ramaeyani Belum Kembali dari Kebun di Tabanan Sejak Tiga Hari
Desak Nyoman Ramaeyani (57) warga Banjar Dinas Munduk Ngandang, Desa Belatungan, Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali, belum kembali dari kebunnya
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Pamit Sembahyang, Desak Nyoman Ramaeyani Belum Kembali dari Kebun Sejak Tiga Hari
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Desak Nyoman Ramaeyani (57) warga Banjar Dinas Munduk Ngandang, Desa Belatungan, Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali, belum kembali dari kebunnya sejak tiga hari lalu.
Tim SAR gabungan pun melakukan pencarian.
Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dari BPBD Tabanan pada pukul 09.35 Wita.
Baca juga: 3 Nyawa Melayang Dalam Sehari di Bali, Duo Nyoman Meninggal di Tabanan, Satu Orang Leher Patah
“Kronologisnya, Nyoman Ramaeyani ini melakukan persembahyangan di kebun miliknya pada hari Selasa 19 November sekitar pukul 10.00 Wita lalu dan hingga saat ini belum kembali," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Kamis 21 November 2024.
Segera setelah menerima informasi laporan tersebut diberangkatkan 5 orang personel menuju lokasi kejadian.
Jarak yang ditempuh dari Kantor di Jimbaran cukup jauh, memerlukan waktu kurang lebih dua setengah jam lamanya.
Baca juga: Mengapa Masyarakat Tabanan Harus Pilih Paslon Sanjaya-Dirga, Simak Ini Visi dan Misinya
"Tim kami tiba di lokasi pada pukul 12.01 Wita, selanjutnya berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk bisa menggali informasi, sehingga bisa menentukan lokasi, luas penyisiran dan pembagian SRU," jelas Nyoman Sidakarya.
Area yang disisir oleh Tim SAR Gabungan yakni ke arah utara sejauh satu kilometer dan selatan sejauh 500 meter dari lokasi diduga tempat biasa ia beraktivitas.
Baca juga: HILANG Sejak 2 Hari Lalu Usai Sembahyang di Kebun, Ramaeyani Dilaporkan Belum Kembali, SAR Bergerak
Upaya pencarian hari ini melibatkan unsur SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polsek Pupuan, Babhinsa Pupuan, Babhinkamtibmas Pupuan, BPBD Tabanan, Bhuana Bali Rescue, aparat desa Pupuan, pihak keluarga dan masyarakat setempat.
Hasil operasi SAR sampai saat ini masih nihil atau tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi SAR akan kembali dilanjutkan besok pagi oleh Tim SAR Gabungan.(*)
Berita lainnya di Orang Hilang
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.