Pilkada Bali 2024
TRAGEDI di Pilkada 2024, Belum Sempat Terima Honor, Petugas Linmas di Kampung Bugis Meninggal Dunia!
Masyarakat Bali pun, sudah punya gambaran siapa pemimpinnya selama lima tahun ke depan, baik gubernur maupun bupati.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kontestasi Pilkada Serentak 2024 telah usai pada Rabu (27/11/2024).
Masyarakat Bali pun, sudah punya gambaran siapa pemimpinnya selama lima tahun ke depan, baik gubernur maupun bupati.
Namun dibalik kesuksesan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024, ada cerita duka dari Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng. Sebab seorang petugas Linmas ditemukan telah meninggal dunia pada Kamis (28/11/2024).
Petugas Linmas itu bernama Muhammad Arif. Almarhum sebelumnya bertugas TPS 04 Kelurahan Kampung Bugis.
Baca juga: TRAGIS! Luh Merry Kehilangan Calon Bayi Usia 3 Bulan, Sejumlah Anggota KPPS Tumbang di Pilkada 2024
Baca juga: MUSIBAH Pilkada Serentak 2024, Ada yang Meninggal Dunia hingga Keguguran, KPU Beri Santunan

Ketua PPS Kelurahan Kampung Bugis, Sudarmo mengatakan, Muhammad Arif merupakan salah satu Linmas senior.
Kendati usianya sudah mencapai 62 tahun, namun almarhum masih aktif di Linmas. "Beliau tidak ada kata mengeluh setiap diberi tugas dari pihak kelurahan, selalu mengatakan siap," tegasnya.
Sudarmo mengatakan, setiap hajatan Pemilu dan Pilkada, Muhammad Arif selalu menjadi petugas Linmas dan selalu terlibat aktif di dalamnya.
Begitupun pada Pilkada Serentak 2024 ini. Sudarmo mengatakan H-4 pemungutan dan penghitungan suara, almarhum masih bertugas di Kampung Bugis untuk jaga malam.
Demikian pula pada pada H-1, juga masih sibuk ikut membantu rekan-rekan KPPS untuk menyiapkan segalanya. Mulai dari ikut angkut kursi dan sebagainya.
"Termasuk hari H, masih sempat bercanda dengan rekan-rekan media, dicandain baju baru dan sepatu. Karena kebetulan kemarin beliau baru menerima baju baru," ucapnya.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kata Sudarmo, almarhum memang memiliki riwayat penyakit lambung. Bahkan sepekan sebelumnya sempat meminta uang pada anaknya untuk membeli obat maag.
"Tapi beberapa hari ini kelihatan sehat, segar bugar. Almarhum juga sempat gali kubur warga yang meninggal dunia sepekan lalu.
Karena pekerjaan beliau adalah buruh harian lepas, selain mengangkut sampah beliau juga kerja sosial menjadi tukang gali kubur," ujarnya sembari menyebut almarhum memiliki seorang anak dan telah memiliki cucu.
Muhammad Arif diketahui menghembuskan nafas terakhir pukul 07.35 Wita. Pada saat itu anak almarhum berniat membangunkan ayahnya sebab biasanya sang ayah sudah bangun pukul 06.00 Wita.
"Almarhum meninggal dunia dalam keadaan tidur, badannya dingin. Beliau belum sempat menikmati honor sebagai petugas Linmas. Karena honornya baru hari ini cair. Tapi Alhamdulillah kami dari PPS Kelurahan Kampung Bugis sudah menyerahkan ke pihak keluarga," tandasnya. (mer)
Ditetapkan Sebagai Paslon Terpilih, Jaya-Wibawa Akan Rangkul Paslon Abdi Bangun Denpasar |
![]() |
---|
Sutjidra - Supriatna Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Kabupaten Buleleng 2024 |
![]() |
---|
Adi-Cipta Tak Hadir Saat KPU Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Badung Terpilih |
![]() |
---|
KPU Tetapkan Pemenang Pilkada Serentak 2024, Agus Mahayastra Absen, Tagel Siap Hadir |
![]() |
---|
Besok, KPU Gianyar Tetapkan Agus Mahayastra dan AA Gede Mayun Sebagai Pemenang Pemilu 2024 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.