Kecelakaan di Jembrana

Pembonceng Motor Tewas Usai Diseruduk Truk di Jalur Tengkorak, 1 Meninggal, 3 Luka Berat dan Ringan 

Tiga kendaraan terlibat dalam lakalantas maut ini. Di antaranya truk tronton box Nopol D 9436 AI yang dikemudikan Faridul Ilmi (28) asal Surabaya.

Istimewa
KECELAKAAN BERUNTUN : Situasi di TKP pasca lakalantas beruntun yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Rabu (18/12). 

TRIBUN-BALI.COM - Peristiwa lakalantas beruntun terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Rabu (18/12) malam.

Tiga kendaraan terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. Akibatnya, satu orang pengendara dinyatakan meninggal dunia karena tergencet truk tronton. Sementara itu satu orang lainnya mengalami luka berat dan dua orang lainnya menderita luka ringan. 

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa lakalantas tersebut terjadi di Kilometer 109+1010 wilayah Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya sekitar pukul 20.00 Wita.

Tiga kendaraan terlibat dalam lakalantas maut ini. Di antaranya truk tronton box Nopol D 9436 AI yang dikemudikan Faridul Ilmi (28) asal Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga: USAI Digeruduk Perbekel, Pemkab ACC Proposal BKK 59 Desa, Lihadnyana: Banyak Proposal Bermasalah! 

Baca juga: HAMILI Siswi, Oknum Guru PPPK Diberhentikan Tidak Hormat! Langgar Etika Profesi di Buleleng 

KECELAKAAN BERUNTUN : Situasi di TKP pasca lakalantas beruntun yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Rabu (18/12).
KECELAKAAN BERUNTUN : Situasi di TKP pasca lakalantas beruntun yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana, Rabu (18/12). (ISTIMEWA)

Kemudian sepeda motor matik DK 5816 WB yang dikendarai Hayyi (42) dengan membonceng Iskak (60)  asal Kecamatan Negara. Dan terakhir ada kendaraan khusus carrier Nopol B 9120 UIN yang dikemudikan Sarwo Teguh (31) warga asal Bojonegoro. 

Bermula dari truk tronton yang bergerak dari timur menuju barat atau arah Denpasar menuju Gilimanuk. Setibanya di TKP yang wilayahnya nihil lampu penerangan jalan, pengemudi truk tronton tak memperhatikan kendaraan di depannya sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor matik yang sedang menunggu antrian buka tutup arus lalu lintas karena ada kedukaan. 

Pengendara dan penumpang lantas terdorong ke depan hingga mengenai bagian belakang kendaraan carrier (pengangkut kendaraan). Pengendara motor mengalami luka pada wajah dan kepala, sementara penumpang motor tewas di tempat. Para korban lantas dilarikan ke faskes terdekat. 

"Kecelakaan beruntun, kebetulan yang ditabrak sedang mengantri karena ada upacara kedukaan," jelas Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi, Kamis (19/12).

Dia melanjutkan, akibat peristiwa tersebut satu orang penumpang meninggal dunia di tempat. Sementara tiga orang lainnya menderita luka berat dan luka ringan. 

"Dumogi amor ing acintya untuk korban yang meninggal. Kami imbau agar seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada ketika berkendara terlebih di jalur nasional," imbaunya.

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved