Kecelakaan di Buleleng

ADU Jangkrik Pikap Vs Truk Hino! Kadek Alit Tewas Pasca Kecelakaan di Jalur Singaraja-Gilimanuk

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, saat dikonfirmasi membenarkan ihwal musibah kecelakaan tersebut.

ISTIMEWA
Polsek Gerokgak saat melakukan olah TKP pasca peristiwa kecelakaan. Kamis (19/12/2024). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kadek Alit Suwitra, warga asal Banjar Petapan Kaja, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali meninggal dunia pasca tragedi kecelakaan.

Mobil pikap yang dia kendarai mengalami kecelakaan adu jangrik dengan truk Hino, pada Kamis (19/12/2024).

Informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan itu terjadi di jalan raya jurusan Singaraja - Gilimanuk kilometer 68.900, tepatnya di wilayah Banjar Dinas/Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Musibah itu terjadi sekitar pukul 16.30 Wita.

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, saat dikonfirmasi membenarkan ihwal musibah kecelakaan tersebut.

Baca juga: NEKAT Hamili Murid Lantas Dipecat! Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual Oknum PPPK di Buleleng

Baca juga: TEWAS di TKP, Siswi SMP Diseruduk Bus Hino di Jalur Tengkorak Jembrana & CKB, Sopir Jadi Tersangka!

Polsek Gerokgak saat melakukan olah TKP pasca peristiwa kecelakaan. Kamis (19/12/2024).
Polsek Gerokgak saat melakukan olah TKP pasca peristiwa kecelakaan. Kamis (19/12/2024). (ISTIMEWA)

Diungkapkan dia, peristiwa bermula saat mobil pikap DK 8162 CP yang dikendarai Kadek Alit, datang dari arah barat (Jembrana) menuju arah timur (Buleleng). 

"Setibanya di lokasi kejadian, pikap mengambil haluan terlalu ke kanan. Sedangkan di saat bersamaan, datang kendaraan roda 6, jenis truk hino DK 8252 WB datang dari arah sebaliknya. Karena jarak yang telah dekat, musibah kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan," ungkapnya Jumat (20/12/2024). 

Lanjut AKP Diatmika, pada mobil pikap yang dikemudikan Kadek Alit berisi penumpang bernama I Wayan Sudiada, yang merupakan warga asal Banjar Bunut Bolong, Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. 

Sementara kendaraan truk Hino, dikemudikan I Putu Oky Pradnyana asal Lingkungan Ketapang, Desa Lelateng, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Truk tersebut juga berisi penumpang bernama I Kadek Surya Adiyasa, asal Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. 

Kata AKP Diatmika, kecelakaan itu tepat pada posisi pengendara. Sehingga hanya kedua pengendara yang mengalami luka-luka. Keduanya pun sempat dilarikan ke Puskesmas Gerokgak 2. 

Sayangnya, nyawa Kadek Alit tidak bisa diselamatkan. Kerasnya benturan menyebabkan Kadek Alit mengalami luka pada leher dan kepala, cidera kepala berat (CKB), patah tulang paha kanan dan betis kanan.

"Oleh petugas medis Puskesmas Gerokgak 2, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia. Sementara Putu Oky mengalami luka pada leher.

Ia sempat dirawat di Puskesmas Gerokgak 2, namun akhirnya rujuk ke RSUD Buleleng. Sementara penumpang dari kedua kendaraan tersebut kondisinya sehat," tandasnya. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved