KESEHATAN

CEK Kesehatan Gratis di Denpasar, Jaya Negara: Kami Tak Melihat Asal, Warga Manfaatkan Layanan Ini

Pelaksanaan cek kesehatan gratis (CKG) dimulai hari ini, Senin, (10/2) dan di Kota Denpasar digelar di Puskesmas I Denpasar Utara.

Tribun Bali/ I Putu Supartika.
LAYANAN KESEHATAN - Pelayanan cek kesehatan gratis di Puskesmas I Denpasar Utara pada Senin, (10/2). 

TRIBUN-BALI.COM  - Pelaksanaan cek kesehatan gratis (CKG) dimulai hari ini, Senin, (10/2) dan di Kota Denpasar digelar di Puskesmas I Denpasar Utara.
 
Hari pertama pelaksanaan, sudah ada beberapa masyarakat yang memanfaatkannya. Salah satunya adalah Wayan Sudina (69) yang tinggal di kawasan Jalan Jayagiri Denpasar.
 
Dirinya mengaku program ini sangat membantu, khususnya bagi para lansia karena mereka memerlukan pemeriksaan kesehatan tersebut.

Baca juga: CEK Kesehatan Gratis di Puskesmas se-Gianyar, Bayi Baru Lahir Bisa Akses CKG

Baca juga: Plafon SD 1 Munggu & Kekeran Jebol, Imbas Cuaca Ekstrem Landa Badung Sejak 9 Februari 2025


 
“Saya tadi lakukan pemeriksaan tensi, kolesterol, dan hasilnya normal. Cuma kolesterol sedikit naik,” paparnya.
 
Ia yang merayakan ulang tahun 23 Januari lalu mengaku tak butuh waktu lama untuk antre agar bisa mendapatkan pelayanan ini.
 
“Karena saya pakai sistem online. Dan sudah isi screening dulu kemarin di aplikasi sebelum ke sini, sehingga cepat,” papar pria yang rutin melakukan cek kesehatan setiap 6 bulan sekali menggunakan asuransi kesehatan ini.
 
Dirinya pun mengaku tak ada perbedaan perlakuan cek kesehatan gratis dengan menggunakan Askes yang biasa ia jalani.
 
Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, di Denpasar ada 11 Puskesmas yang nantinya akan melayani cek kesehatan gratis ini.
 
Namun saat ini masih diprioritaskan di Puskesmas I Denpasar Utara. Pihaknya pun akan melakukan sosialisasi lebih lanjut, utamanya terkait pendaftaran online sehingga pelayanan lebih cepat dan tak perlu antre.
 
“Harapan kami, dengan ini masyarakat bisa sedini mungkin untuk tahu permasalahan kesehatannya, sehingga bisa melakukan tindaklanjut pengobatan,” paparnya.
 
Untuk saat ini, anggaran untuk pelaksanaan cek kesehatan gratis ini memanfaatkan anggaran dari APBD Kota Denpasar.
 
“Nanti kami akan lakukan rapat evaluasi, apa yang perlu kita dukung lagi dalam pelayanan cek kesehatan gratis ini,” imbuhnya.
 
Selain itu, pihaknya juga akan tetap menunggu arahan dari pusat sambil melakukan persiapan lebih lanjut. Menurut Jaya Negara, dari simulasi yang digelar satu pasien butuh waktu maksimal 1 jam sampai hasil cek kesehatan keluar.
 
Selain itu, pihaknya menambahkan jika program ini tak melihat apakah KTP Denpasar maupun luar Denpasar.
 
“Kami melihatnya masyarakat Indonesia, termasuk wisatawan domestik yang sedang di Denpasar dan melakukan cek kesehatan selama sesuai dengan aturan kami akan layani,” paparnya. (sup)
 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved