Pembunuhan di Badung

BREAKING NEWS: Ini Tampang Pelaku yang 6 Kali Tikam Kartini Hingga Tewas di Jimbaran Bali

BREAKING NEWS: Ini Tampang Pelaku yang 6 Kali Tikam Kartini Hingga Tewas di Jimbaran Bali

|
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Tersangka pencurian disertai kekerasan Moch Rafli hadir dengan luka memar di wajah dan dua luka tembak di kaki kanan dan kiri. Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Moch Rafli Barizi, pelaku pencurian dengan kekerasan di Perumahan Kori Nuansa Barat III No 6 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Polresta Denpasar menghadirkan pelaku dengan wajah lebam di pipi serta dua kakinya terkena timah panas.

Diketahui pelaku berhasil diamankan polisi sebelum kabur ke kampung halamannya di Pasuruan, Jawa Timur. 

Baca juga: Nengah Atim Curi Ratusan Celana Dalam Wanita di Jembrana, Ini Alasan Sang Residivis

Tak langsung menyerah, pelaku sempat berupaya kabur melawan pertugas namun akhirnya bisa dilumpuhkan oleh petugas di daerah Kerobokan, Kuta Utara.

Rupanya belum lama juga ia bekerja di Bali sebagai buruh bangunan.

Tesangka baru di Bali dalam satu bulan terakhir dan menjadi buruh di belakang Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Baca juga: SAKSIKAN Ibunda Dieksekusi Pelaku di Jimbaran Bali, Putri Dicekik Lalu Kepala Dibenturkan ke Lantai

"Tersangka sudah pesan travel hendak pulang ke kampungnya di Pasuruan, sebelum pergi berhasil ditangkap, dari TKP ia naik ojek online ke Kerobokan," beber Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Gusti Ngurah Yudistria 

"Tersangka membeli tiket terlebih dahulu dan akan dibayar ketika sampai Pasuruan dengan meminta uang ke orang tuanya.

Diketahui pelaku akan dijemput travel pukul 18.00 WITA sebelum itu berhasil kami amankan," imbuh Kapolsek Kuta Selatan.

Rupanya selain mencuri dua buah handphone, pelaku juga mencuri cincin emas milik korban namun barang bukti tidak ditemukan, berdasarkan pengakuan pelaku jatuh saat pelaku berupaya kabur. 

"Yang dicuri dua buah Handphone dan 1 cincin emas, handphone belum sempat dijual, kalau cincin tidak ditemukan menurut pelaku terjatuh," bebernya.

Dalam kejadian ini, Kartini (56) tewas di tempat kejadian perkara (TKP) akibat ditusuk oleh pelaku dengan 6 tusukan dan paling mematikan di leher bagian belakang.

"Paling parah luka tusukan korban pada leher bagian belakang, ada juga di pundak dan di punggung, yang mengakibatkan meninggal dunia," bebernya. 

Tak hanya penjual Roti Bakar Endeuss itu yang menjadi korban, sang putri Dika Putri Kartika Sari (24) juga menjadi korban namun nyawanya masih selamat.

Dika Putri mengalami luka-luka akibat kekerasan dicekik hingga dibanting ke lantai oleh pelaku.

"Anak korban ini datang mendengar teriakan mamanya, untuk membantu juga menjadi korban mengalami luka lebam di pipi sebelah kiri dan kana, serta luka cekikan di leher," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved