Perundungan di Klungkung

Kasus Perundungan di Klungkung Viral, Wabup Tjokorda Surya: Bagi Saya Ini Kecolongan

Kejadian perundungan sekelompok wanita di Halaman Parkir Pura Jagatnatha Klungkung juga menjadi perhatian Wabup Klungkung Tjokorda Surya Putra. 

Istimewa
PATROLI - Tjokorda Surya Putra ikut turun melakukan patroli keamanan, pasca kasus perundungan di Pura Jagatnatha Klungkung, viral, Sabtu (2/3/2025). Pihaknya menyebut ini kecolongan. 

Kasus Perundungan di Klungkung Viral, Wabup Tjokorda Surya: Bagi Saya Ini Kecolongan

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kejadian perundungan sekelompok wanita di Halaman Parkir Pura Jagatnatha Klungkung juga menjadi perhatian Wabup Klungkung Tjokorda Surya Putra

Bahkan menurutnya pemerintah telah kecolongan, dengan peristiwa yang viral di media sosial ini.

Setelah mengetahui kejadian itu, Tjokorda Surya Putra langsung berkoordinasi dengan Satpol PP maupun kepolisian.

Baca juga: TERUNGKAP! Korban Perundungan Di Klungkung Anak Di Bawah Umur, NPY Belum Pulang Selama 2 Minggu

"Kami sangat sesalkan peristiwa ini, sangat tidak pantas untuk ditiru," ujar Tjokora Surya Putra, Sabtu (2/3/2025) malam.

Baginya Pemda Klungkung kecolongan dengan kejadian ini.

Selain karena lokasi kejadian di halaman parkir Pura Jagatnatha yang masih menjadi kawasan Setda Klungkung, para pelaku maupun korban juga rata-rata masih di bawah umur.

Baca juga: Musrembang Kecamatan Klungkung, Usulan Prioritas Senilai Rp 5,7 Miliar

Seharusnya kejadian seperti ini dapat diantisipasi, dengan patroli yanh lebih intens.

"Bagi saya ini kecolongan. Sehingga ke depan perlu kita lakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi peristiwa seperti ini," jelas dia.

Ia pun menugaskan Satpol PP Klungkung untuk semakin meningkatkan pengawasan di lokasi-lokasi rawan.

Baca juga: VIRAL Video Perundungan Wanita di Klungkung Bali, Korban Dikeroyok hingga Diseret

Termasuk koordinasi dengan kepolisian terkait keamanan.

"Nanti kami akan koordinasi juga dengan kepolisian," jelas dia.

Tjokorda Surya Putra juga ikut turun melakukan patroli keamanan, Sabtu (2/3/2025) malam yang menyasar beberapa lokasi yang dianggap rawan.

Seperti di jembatan merah di Proyek PKB dan di seputaran tempat-tempat umum di Kota Semarapura. (*)

 

Berita lainnya di Kasus Perundungan

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved