Berita Denpasar

AKSI PASANGAN KEKASIH di Pantai Padanggalak Denpasar Terbongkar, Warga Curiga Lihat Pejati

AKSI PASANGAN KEKASIH di Pantai Padanggalak Denpasar Terbongkar, Warga Curiga Lihat Pejati

Istimewa/Polresta Denpasar
PELAKU - Tersangka aborsi laki-lak dan perempuan, beserta seluruh barang bukti. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aksi pasangan kekasih di Pantai Padanggalak, Denpasar membuat warga sekitar curiga, apalagi saat warga melihat adanya pejati.

Ternyata, pasangan kekasih tersebut melakukan aborsi dan menguburkan bayi di Pantai Padanggalak.

Kedua pelaku aborsi telah diamankan di Polsek Denpasar Timur.

Baca juga: Surat Terkait Pelantikan CPNS dan PPPK Turun, Jaya Negara Masih Berharap Tak Ada Penundaan

Pasangan aborsi yang diamankan yaitu seorang pemuda berinisial IPADP (21) asal Banjar Dinas Tegaltemu Kaja, Tibubiu, Kerambitan, Tabanan.

Sementara wanita yang melakukan aborsi berinisial NIMBM berusia 18 tahun asal Denpasar.

Pasangan ini mengubur bayi hasil aborsi tepatnya di belakang Tugu Land Mark Pantai Padanggalak pada Rabu 5 Maret 2025 tengah malam. 

Baca juga: Pengangkatan ditunda, 7.005 Calon PPPK dan CPNS di Gianyar Gundah

Pelaku aborsi dicurigai oleh warga, mulanya pasangan ini datang di Pantai Padanggalak menggunakan mobil Suzuki APV SIlver dari arah utara lalu parkir di dekat tugu.

Kemudian seorang laki-laki turun, berjalan ke belakang Tugu Land Mark Pantai Padanggalak, Denpasar lalu menggali pasir menggunakan kayu.

Karena situasi gelap, warga sekitar Pantai Padanggalak tidak melihat jelas apa yang dikubur kedua pelaku aborsi.

Kemudian saat kedua pelaku meninggalkan Pantai Padanggalak, warga melihat ada sarana persembahyangan berupa pejati yang kelihatan baru.

Karena penasaran dan curiga, warga mendekati lokasi dikuburkan bayi dan membuka tanah yang baru saja digali kedua pelaku aborsi.

Dari situ ditemukan seorang bayi perempuan yang masih memiliki tali pusar, terkubur sedalam kurang lebih 30 centimeter, dibungkus kain selimut pink. 

Warga Pantai Padanggalak yang menemukan bayi tersebut sontak berteriak meminta bantuan warga sekitar.

Kejadian penemuan bayi tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur.

Mendapat laporan dari warga, Polsek Denpasar Timur lalu melakukan serangkaian penyelidikan dan mendapati pelaku di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda Tabanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved